Harvest Moon merupakan franchise games yang sangat populer di dunia. Pertama dirilis di PlayStation 1 mendapatkan sambutan yang begitu hangat. Satu kata untuk Harvest Moon saat itu, MEMORABLE! Bahkan sampai saat tulisan ini dibuat, banyak sekali seri dari Harvest Moon yang dirilis di pasaran, namun sayangnya tidak ada yang bisa menggantikan seri Harvest Moon awal dulu.

Bahkan, kepopuleran dari Harvest Moon sendiri suka tidak suka harus kalah dari game sederhana yang dikerjakan oleh satu orang saja, yaitu Stardew Valley. Sebuah hal yang miris bagi game sekelas Harvest Moon bukan?

Mengapa Harvest Moon ‘dikalahkan’ oleh Stardew Valley? Apa yang membuat game sesederhana Stardew Valley bisa begitu saja mengalahkan Harvest Moon yang begitu melegenda?

Sistem Pernikahan

LGBT Dalam Ladang? (Twinfinite.net)

Pernikahan menjadi sebuah hal yang memegang peranan besar dalam game sejenis ini. Selain mengurus pertanian, kamu juga tidak bisa memandang sebelah mata soal pasangan hidup di dalam game. Sebisa mungkin kamu harus merayu orang-orang pilihanmu hingga menikah dengannya. Meski bukan utama, namun sistem pernikahan ini begitu populer dalam game semodel Harvest Moon dan Stardew Valley.

Konon, keragaman gender menjadi topik yang sedang populer di game modern saat ini, dan Stardew Valley ‘menangkap’ peluang ini dengan memasukkan pernikahan sesama jenis ke dalam gamenya! Sebenarnya Harvest Moon tidak perlu meniru konsep yang bagi sebagain orang masih tabu ini, namun perlu diakui hal semacam ini akan menarik banyak gamers untuk mencoba memainkan Harvest Moon terbaru nanti.

Dunia Yang Tidak Berlebihan

Kota yang Sama Dengan Lainnya (Twinfinite.net)

Harvest Moon sejauh ini telah banyak bereksperimen dengan dunia yang ada di gamenya dengan menambahkan lokasi yang lebih banyak untuk dieksplorasi. Hal ini membuat gamers memiliki lebih banyak aktivitas yang harus dilakukan saat mereka tidak sibuk bertani.

Namun, mereka memperluas dunia yang ada di dalam game tidak lebih dari sekedar penambahan semata. Beberapa kota kecil hampir memiliki fungsi dan isi yang sama dengan kota lainnya. Pada akhirnya, gamers akan dengan mudah untuk mengabaikan dan tidak mengunjungi kota-kota yang disediakan dalam permainan. Apa gunanya pergi ke kota B B jika gamers bisa mendapatkan semua yang dibutuhkan untuk kota A? Kurang lebih begitu kira-kira.

Peternakan Khusus

Berbagai Jenis Perternakan yang Beragam (Twinfinite.net)

Walaupun fokus utama dalam kedua game ini merupakan pertanian, baik Harvest Moon maupun Stardew Valley menawarkan kegiatan lain diluar perenian. Gamers bisa mencari nafkah dari penangkapan ikan dan pertambangan jika tanaman mereka masih dalam musim panen. Namun, aktivitas menarik seperti ini sedikit diremehkan oleh game Harvest Moon akhir-akhir ini.

Coba bandingkan dengan Stardew Valley yang memiliki total lima peternakan yang dapat dipilih sebelum memulai permainan. Ada Standard Farm yang lebih berfokus pada pertanian, Riverland Farm bagi gamers yang lebih memilih memancing, Forest Farm untuk memproduksi bahan makanan, Hill-top Farm untuk para penambang, dan Wilderness Farm untuk gamers yang lebih memilih berkelahi. Dengan banyaknya pilihan seperti ini, gamers tidak hanya melulu soal bertani, namun bisa menikmati mata pencaharian lain yang mereka sukai.

Waktu Yang Berharga

Bosen dan Bingung Mau Apa? (Twinfinite.net)

Pergi ke satu tempat ke tempat lainnya merupakan faktor penting dalam jenis games simulasi seperti ini. Biasanya gamers mengikuti jam yang ada dalam games dan apa yang bisa kamu lakukan di setiap harinya.

Harvest Moon memiliki waktu yang relatif normal, tapi banyak ditemui ketika kamu sudah menyelasaikan tugasmu di suatu hari, kamu tidak tahu harus melakukan apalagi. Dengan tidak ada lagi yang harus dilakukan, terpaksa gamers hanya berkeliaran di sekitar kota. Agak aneh tidur pukul tiga sore, tapi terkadang tidak ada yang tersisa untuk dilakukan selian tidur.

Permasalahan waktu yang seperti tidak berharga lagi membuat gamers sendiri lama kelamaan akan menjadi bosan dan menilai semakin lama game semakin monoton.

Berbeda dengan Stardew Valley, game ini mencampuradukkan segalanya dengan memasukkan siklus waktu yang lebih cepat. Pergi ke kota dari peternakan kamu bisa ditempuh dengan waktu sekitar setengah jam atau lebih, tergantung seberapa cepat kamu berjalan. Dengan mondar-mandir lebih cepat, kamu dituntut untuk merencanakan jadwal dengan baik setiap harinya.

Oleh karena itu, sistem waktu di Stardew Valley terasa berbeda karena diharuskan mengerjakan berbagai macam jenis aktivitas dengan tepat. Hari ini mungkin kamu sedang berada di pertambangan, sementar besok nya harus mencari makanan.


Itulah hal-hal penting yang bisa ditemukan di Stardew Valley yang lebih menarik dibandingkan Harvest Moon. Natsume harus berinovasi demi bisa memuaskan fans Harvest Moon dan tidak sampai ‘kalah’ oleh game yang sangat sederhana namun menggoda seperti Stardew Valley.