5 Alasan Kenapa E-Sports Layak Dijadikan Ekstrakurikuler!

Hai Vriends! Semoga kalian semua baik-baik saja dan tetap semangat dalam menjalani kesehariannya. Dalam postingan kali ini, penulis akan memberitahu fakta menarik tentang 5 Alasan Kenapa E-Sports Layak Dijadikan Ekstrakurikuler. Oke, langsung saja kita bahas semuanya disini.

Melatih Bakat Non Akademik Siswa

Jika kurikulum pelajaran di sekolah berfungsi untuk menggali minat dan bakat siswa dalam hal akademik, maka kegiatan ekstrakulikuler idealnya berfungsi untuk melatih bakat non-akademik siswa. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan kenapa E-Sports layak untuk dijadikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler ini, maka bakat non-akademik siswa akan lebih terasah namun tetap dalam jalur yang benar sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar.

Minat Siswa Terhadap Gaming Jadi Lebih Terarah

Meskipun E-Sports kini telah menjadi salah satu profesi yang menjanjikan, tapi tak bisa dipungkiri kalau E-Sports juga menyimpan sejumlah dampak negatif. Oleh karena itulah, dalam hal ini E-Sports layak dijadikan kegiatan ekstrakurikuler untuk membuat minat siswa terhadap gaming jadi bisa lebih terarah.

Dengan dibuatnya kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, maka dalam pelaksanaannya akan ada pengawasan dan pelatihan. Sehingga dapat meminimalisir dampak negatif yang mungkin ditimbulkan.

Memungkinkan Siswa untuk Melatih Kerja Sama

Tak dapat dipungkiri kalau kerja sama menjadi salah satu soft skill yang paling dibutuhkan dalam bidang pekerjaan apapun. Dari berbagai macam aktivitas yang ada, bermain game adalah salah satunya yang memungkinkan seseorang untuk melatih kemampuan tersebut.

Dengan dijadikannya E-Sports sebagai ekstrakurikuler di sekolah, maka skill kerja sama siswa juga akan ikut terlatih lewat game-game yang dimainkan. Terlebih lagi, kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tentunya akan selalu diawasi sehingga jadi lebih terarah.

Memperkenalkan Siswa Terhadap Jenis Olahraga Baru

Saat ini, aktivitas gaming masih dianggap sebagai kegiatan tidak bermanfaat oleh sebagian orang, terutama para orang tua. Oleh karena itu, kegiatan ekstrakurikuler E-Sports juga bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk memperkenalkan dan mempromosikan siswa terhadap jenis olahraga baru ini.

Bukan hanya itu saja, saat ini E-Sports juga sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dilegalkan dan turnamen E-Sports sudah banyak digelar di seluruh dunia.

Melatih Siswa yang Pasif Menjadi Aktif

E-Sports

Alasan terakhir kenapa E-Sports layak dijadikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah adalah karena olahraga ini mampu melatih siswa yang sebelumnya pasif menjadi aktif.

Hal itu dikarenakan, dalam game pemain diharuskan aktif seperti membangun strategi, kerja sama tim, dan lainnya untuk bisa memenangkan permainan.

Oke, itulah  5 Alasan Kenapa E-Sports Layak Dijadikan Ekstrakurikuler. Semoga dari artikel kali ini bisa membuka wawasan bagi para pembaca dan mengerti akan dampak positif dan negatifnya. Jika kalian memiliki pertanyaan, kirimkan pada kolom komentar dibawah. Sekian dari penulis, Terimakasih.

Baca juga: 3 Rekomendasi Aplikasi untuk Membuat Animasi 3D
.