Games hasil karya fans atau yang sering disebut Fan Made Games atau Fan Games telah ada di industri video games selama beberapa dekade. Sebagian besar proyek ambisius dari fans ini ditinggalkan sebelum games nya benar-benar selesai, tapi tidak sedikit juga yang tidak diteruskan karena masalah hak cipta dengan developer judul-judul games yang dibuat.

Namun terkadang games yang sudah ditutup oleh developer aslinya, fan games masih bisa ditemui di layanan file sharing. Ada banyak fan games yang bertebaran di internet, namun dilansir dari GameRant.com, berikut 5 games buatan fans yang harus kamu mainkan.

Black Mesa

Black Mesa merupakan fan games yang tidak mengalami tuntutan untuk ditutup oleh developer aslinya. Valve sebagai pemilik IP memberikan dukungan untuk proyek game ini. Black Mesa merupakan sebuah remake dari game Half-Life yang menceritakan kembali kisah Gordan Freeman saat ia berhadapan dengan kekuatan alien dari dimensi aneh yang disebut Xen. Black Mesa menawarkan visual yang sangat baik bila dibandingkan dengan Half-Life asli, serta desain yang lebih modern.

Project AM2R

Konsep dari Project AM2R (Another Metroid 2 Remake) sebenarnya sederhana, membuat game Metroid 2: Return of Samus dan membuat gameplaynya menyadi seperti Metroid: Zero Mission yang pernah dirilis di Game Boy Advance. Project AM2R menghadirkan gameplay baru, kontrol yang lebih baik, dan bos yang juga baru.

Sayangnya, Nintendo menuntut Project AM2R untuk ditutup tidak lama setelah game ini dirilis, namun kisah perkembangan game ini memiliki akhir yang membahagiakan. Sang developerm Milton Guasti, dipekerjakan untuk mengerjakan Ori and the Will of the Wisps sebagai level designer, dan Nintendo akhirnya meluncurkan remake resmi Metroid 2 yang disebut Metroid: Samus Returns untuk Nintendo 3DS.

Pokemon Uranium

Dengan waktu pengembangan yang sangat lama (9 tahun!), banyak yang skeptis game ini benar-benar akan dirilis. Kemudian, ketika Pokemon GO begitu sangat populer pada tahun 2016, game ambisius ini akhirnya diluncurkan. Pokemon Uranium memiliki total 150 monster baru untuk gamers kumpulkan, selain tentunya wilayah baru yang bisa dijelajahi dan memiliki kesulitan jauh lebih tinggi dibandingkan game Pokemon kebanyakan. Walaupun secara kualitas jauh dari apa yang diharapkan, Pokemon Uranium tetap menjadi salah satu fan games yang paling mengesankan dan berfitur lengkap sampai saat ini.

Sonic: After the Sequel

Sonic: After the Sequel merupakan fan games yang paling banyak didownload sepajang sejarah, mengobati dahaga para fans setia Sonic the Hedgehog yang membutuhkan petualangan Sonic yang berkualias. Sonic: After the Sequel berhasil mengembalikan konsep retro dari Sonic yang begitu berkesan bagi para fans Sonic, jauh lebih baik daripada game Sonic yang ditawarkan Sega saat itu (sebelum hadirnya Sonic Mania di tahun 2017 ini).

Meskipun Sonic: After the Sequel meraih kesuksesan, SEGA tidak pernah menuntut game ini. Sang developer game ini sendiri, Felipe Daneluz, diketahui telah membuat tiga fan games dari Sonic the Hedgehog.

Super Mario 64 Online

Eksistensi Super Mario 64 Online tidak bertahan lama setelah Nintendo menuntut dan ‘mematikan’ game ini. Meski begitu, game ini begitu populer karena menambahkan fitur multiplayer online ke Super Mario 64, bersamaan dengan penambahan karakter baru yang bisa dimainkan seperti Waluigi, Yoshi, dan Rosalina dari Super Mario Galaxy. Tidak hanya itu, elemen gameplay yang kompetitif dalam game ini memungkinkan kamu dan temanmu mengumpulkan semua Power Stars yang ada di dalam game ini sebagai sebuah tim.


Selain fan games yang dicantumkan di atas, sebenarnya masih banyak proyek fan games yang sudah dirilis atau sedang dalam proses pengerjaan. Sebagai contoh, Project M, Mod untuk Super Smash Bros. Brawl, game yang mengambil konsep Super Smash Bros. Ada juga Skywind, sebuah proyek remake dari The Elder Scrolls 3: Morrowind dengan menggunakan engine dari Skyrim, belum lagi Retro Sonic, yang sangat berhasil sehingga membuat sang developer, Christian Whitehead bekerja dengan SEGA untuk mmengerjakan Sonic Mania yang sangat berhasil dipasaran.

Menarik menantikan kejutan-kejutan apalagi yang akan di hadirkan para fans dalam menghadirkan game berkualitas. Pada developer pemilik IP dari konten yang dipakai oleh para fans sudah saat nya merangkul para fans tersebut demi menghasilkan games yang lebih variatif dan kreatif, karena tentu saja tujuan akhir dari membuat game adalah untuk kepuasan konsumen (fans).