Banyak sekali penyebab sulitnya seorang gamers di Indonesia untuk berkembang, tentu saja hal ini berlaku untuk hampir seluruh gamer tidak hanya di Indonesia saja sebenarnya, Menurut VirtualVerbal inilah beberapa alasan mengapa gamers di Indonesia sulit berkembang, cekidot!


Internet Lemot 
Sudah bukan hal yang aneh bahwa koneksi internet merupakan hal yang sangat-sangat vital dalam dunia gaming sekarang-sekarang ini, bahkan game console pun sekarang mulai beralih sedikit demi sedikit menuju online games, dengan semakin banyaknya online games tentu saja koneksi internet pun menjadi hal yang sangat vital, dengan harga internet yang sangat mahal namun tidak berbanding lurus dengan kualitas yang di tawarkan tentu saja hal ini menjadi alasan untuk para gamers di indonesia sulit berkembang.

Bayangkan saja bagaimana bisa seorang gamer yang ingin berkembang harus bermain dengan ping diatas 100ms, ini benar-benar menjadi permasalahan yang sebenarnya sudah sangat lama sekali di perbincangkan namun tidak ada solusi hingga sekarang, bahkan harga layanan internet pun dengan seiring perkembangan zaman dan teknologi malah semakin mahal bukannya semakin murah.


Fasilitas Gaming
Fasilitas benar-benar menjadi salah satu tembok penghalang dalam dunia gaming profesional di Indonesia, mulai dari gaming gear, hingga gaming pc atau console pun di Indonesia masih sangat minim sekali dari kata layak untuk maju ke taraf professional. Contoh saja bagaimana bisa seorang gamer menunjukan performa terbaiknya apabila harus bermain game dengan FPS yang sangat minimal, dan ditambah lagi gear yang dipakai benar-benar seadanya. Banyak yang berpikir bahwa PC/Console dan gear yang digunakan tidak berpengaruh, skill nomor satu, ada benarnya ada salahnya.

Seberapa pentingkah peran fasilitas dalam kemajuan dunia gaming profesional? VirtualVerbal akan berikan contoh, tahukah kalian mengapa atlit professional sangat-sangat cerewet masalah fasilitas dan gear? Jangan jauh-jauh kita lihat saja pemain bola sekelas CR7, dengan skill dan talenta yang luar biasa, CR7 masih saja pilih-pilih masalah club, sepatu yang digunakan, dan berbagai fasilitas lainnya, Mengapa Demikian? Karena walaupun skill dia merupakan yang terbaik tetap saja sepatu yang digunakan dan fasilitas merupakan hal yang sangat penting, untuk seorang atlit professional kenaikan performa walaupun hanya 1% merupakan hal yang dicari-cari agar semakin bisa bersaing secara kompetitif. Lihat saja Valentino Rossi dengan segudang talenta dan pengalaman ketika harus menunggangi motor ducati, apakah Rossi pernah masuk posisi 1? Yap, gear sangat berpengaruh terhadap seorang atlet, mau bagaimanapun berskill seorang atlet atau gamer jika tidak diimbangi dengan fasilitas yang memadai tidak akan pernah mencapai performa terbaiknya.


Mahalnya Segala Hal yang Berbau Games
Zaman sekarang bukan hanya kebutuhan pokok saja yang harganya melambung tinggi, namun segala hal yang berbau games pun sudah mulai tidak realistik sekali harganya, dengan harga yang tinggi tentu saja membuat para gamer yang ingin mencoba untuk masuk ke dalam suatu game yang baru sangat sulit sekali, dengan harga game dan peripheral game yang rata-rata menggunakan dollar, tentu saja penguatan rupiah benar-benar sesuatu yang sangat di harapkan oleh para gamer, agar harga semakin murah.

Contohnya sulit sekali para gamer Indonesia untuk mencoba game baru yang mempunyai prospek cerah, seperti contoh Overwatch, game yang satu ini mempunyai kompetisi yang sedikit cerah kedepannya, namun tidak semua gamer di Indonesia bisa memainkan game ini, dikarenakan harga yang harus di keluarkan untuk bermain game ini tidaklah murah dan tidak semua gamer di Indonesia mampu, sehingga ketika Overwatch mulai kompetitif, sekali lagi gamer Indonesia ketinggalan satu langkah dibanding dengan pesaing-pesaingnya yang sudah mempunyai pengalaman lebih dahulu.


Mindset Dalam Bermain Game
Mindset/paradigma/pola pikir gamer Indonesia rata-rata sangat payah sekali, ini merupakan hal yang membuat gamers di Indonesia sulit berkembang, selalu pesimis dan terkadang terlalu egois merupakan hal yang sangat fatal dalam bermain game apalagi apabila game yang kalian mainkan merupakan game yang team based banget.

Seberapa rusakkah mindset orang Indonesia? sudah tidak aneh sepertinya kalau daerah Asia Tenggara merupakan sarangnya biang-biang keladi gamer-gamer yang benar-benar racun, dengan segudang egiosme yang tinggi dan tidak bisa menahan emosi tentu saja ini merupakan hal yang sangat merusak iklim bermain game, sudah dari kecil sepertinya para gamer di Indonesia sudah mulai menjadi racun bisa dilihat ketika bermain game selalu menggunakan cheat, bahkan anak-anak kecil sudah berani membobol biling warnet, dari hal-hal kecil ini lah timbul mindset yang tidak sehat kedepannya dan membuat gamers di Indonesia sulit berkembang.


Mungkin masih banyak lagi alasan mengapa gamer di Indonesia sulit sekali berkembang, namun jangan berkecil hati masih ada 1000 jalan menuju Roma, selalu tetap semangat dan tentu saja keep fighting!