Rise of AutoChess, Popularitas dari Dota 2 memang tidak pernah padam sejak pertama kali game tersebut dirilis untuk publik pada tanggal 9 Juli 2019. Selama itu, ratusan ribu pemain dari seluruh dunia memainkan game tersebut hingga beberapa kali mengadakan turnamen dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah e-sport. Apabila Vriend adalah pemain Dota 2 yang aktif pada saat ini, mungkin pernah melihat iklan untuk game terbaru dari Dota 2 universe, yaitu Artifacts. Tetapi apa hubungannya dengan AutoChess?

Artifact merupakan game berbasis kartu dimainkan 1 lawan 1 dengan peraturan khusus yang telah ditentukan. Kemampuan dan artwork-nya juga berasal dari Dota 2 Universe sehingga skill dan kemampuannya pun tidak lebih sama. Tetapi yang mencengangkan para gamer yaitu sistem ekonomi yang ada di dalamnya. Artifacts menggunakan kartu yang sepenuhnya dibeli dengan uang asli di luar dari paket game-nya yang berbayar alias tidak gratis, sehingga peminat dari game tersebut hanya segelintir orang saja yang benar-benar diehard untuk franchise Dota.

Pada tanggal 3 Januari, sebuah mode permainan kustom terbaru ditambahkan kedalam jajaran library workshop Dota, yaitu merupakan game kustom yang bernama AutoChess. Apabila dilihat dari mekanisme permainannya, AutoChess merupakan salah satu kustom game yang dibuat ‘Serius’ oleh tim pengembangnya. Dan dalam beberapa hari, AutoChess telah menarik perhatian dari banyak orang karena gameplay yang disuguhkan sungguh fresh dan sedikit mengacu kepada kustom game Warcraft 3 yang ada pada masanya.

AutoChess

Dengan bumbu kompetitif yang lebih banyak mengandalkan keberuntungan daripada permainan Dota 2 biasa, AutoChess sukses mengalahkan Artifact dalam segi popularitas. Kita bisa melihat pada pro player Dota 2 seperti SingSing, AdmiralBulldog, dan yang lainnya ramai-ramai memainkan kustom game ini sampai beberapa diantaranya mengaku ketagihan pada AutoChess ini.

Meskipun hanya kustom game, tetapi menang kalah adalah hal yang cukup serius disini, karena permainan ini pola stategisnya lebih kompleks dan dipacu oleh waktu yang disediakan, yang membuat beberapa pemain pemula akan kalah lebih awal dari yang diperkirakan karena mekanisme yang kompleks tersebut. Ada sistem ranking yang independen dari game mode ini, dan ada terdapat pula jenis spesies dan kelas yang akan menentukan gaya permainan yang dipilih oleh pemain tersebut.

Bagaimana menurut Vriends? apakah AutoChess ini dapat menggeser Artifacts secara penuh? Apakah Vriends punya susunan tim yang recommended? Comment di bawah ini!