Setelah sebelumnya memberikan penjelasan dan opini tentang ‘mungkinkah menjadi seorang gamer professional di Indonesia’ sekarang saya akan memberikan sedikit pandangan tentang masa depan eSports Indonesia,

Perkembangan dunia eSports semakin lama semakin pesat, tentu saja di Indonesia pun sekarang sedang ramai-ramainya dengan perkembangan eSports, mulai dari pemain CS:GO asal Indonesia ‘Bntet’, yang sekarang bermain di team powerhouse asal China ‘Tyloo’ dan sampai sekarang masih menjadi pemain dengan rating tertinggi, hingga pemain DOTA 2 asal Indonesia ‘InYourDream’, yang menggemparkan dunia dengan menjadi pemain DOTA 2 dengan rank tertinggi di Server Asia Tenggara, Bahkan tim asal Indonesia ada yang sudah pernah menjuarai Turnament Point Blank terbesar didunia, dari semua itu timbul pertanyaan bagaimana masa depan eSports Indonesia?

BnTeT
Bntet

Dengan semakin banyaknya kompetisi yang dilangsungkan di Indonesia, mulai dari kompetisi-kompetisi regional bahkan nasional, tentu saja membuat iklim eSports di indonesia semakin cerah, kenapa demikian, semakin banyaknya kompetisi yang dilangsungkan semakin banyak pula para gamer yang bermain semakin kompetitif, dan membuat persaingan semakin sengit.

Tentu saja yang namanya persaingan itu wajib dalam sebuah kompetisi, dengan persaingan menimbulkan efek semakin ingin berusaha lebih baik dan akhirnya terciptalah talenta-talenta yang dapat berkiprah di dunia eSports Nasional dan Internasional.

Dengan Mulai banyaknya kompetisi-kompetisi di game major seperti DOTA 2 dan CS:GO, mulai banyak team-team dari Indonesia yang berkompetisi di game tersebut, sebut saja seperti nxl, Recca, RRQ, EVOS, dll. Team-team tersebut merupakan team professional yang sudah mempunyai sistem layaknya sebuah team sepak bola. gaji yang tetap untuk setiap pemainnya, sistem sponsorship dan masih banyak lagi, sehingga membuat peta kompetisi semakin sengit di Indonesia sendiri.

Banyak sekali para gamer di indonesia yang berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam game yang mereka mainkan, contoh seperti di DOTA 2 ada sistem yang disebut MMR atau matchmaking rating, setiap pemain mempunyai rating sendiri-sendiri, dimana semakin besar rating pemain semakin besar pula tingkat kompetitif dalam rating tersebut, sehingga menciptakan sebuah permainan yang berkelas dan tentu saja kompetitif, semakin tinggi rating maka semakin berskill pula gamer tersebut.

Sehingga tidak Sedikit sekali team-team merekrut talenta melihat dari rating masing-masing para gamer, sistem ini tidak hanya ada di DOTA 2 hampir seluruh game eSports sekarang mempunyai sistem seperti ini sehingga membuat kompetisi sebuah game semakin baik dan maju.

Lalu bagaimana hubungan tersebut dengan masa depan eSports Indonesia? tentu saja dengan makin banyaknya sistem seperti itu, tingkat kompetitif pun semakin tinggi, sehingga yang asalnya para gamer di Indonesia yang kompetitif sulit mencari persaingan sekarang dimudahkan dengan adanya sistem MMR itu, dimana mereka bisa bertanding melawan gamer yang mempunyai kemampuan setara atau bahkan lebih baik, sehingga menimbulkan rasa kompetitif dan tentu saja dengan adanya ini membuat masa depan eSports Indonesia semakin cerah, bisa terlihat mulai banyaknya pemain-pemain asal indonesia yang sudah masuk ranking terbaik di dunia.