Mungkin aplikasi Gboard sudah awam terdengar oleh telinga, dan awam terlihat oleh mata kamu, apalagi ketika kamu sedang ‘nempel’ dengan ponselmu. Tapi, kamu belum mencoba cara untuk memaksimalkannya. Bagi kamu yang senang dimanjakan, sebenarnya ada fitur tambahan dari Google untuk mengkonversi suara menjadi pesan yang bisa memudahkanmu mengetik pesan, terutama di Whatsapp atau aplikasi chat lainnya.

Fungsi harfiah dari Gboard tidak bisa dipungkiri merupakan keyboard virtual. Tapi ternyata, ada salah satu fitur yang funky dan sering diabaikan oleh para penggunannya. Fitur apakah itu? Bukan sulap, dan bukan sihir, fitur itu adalah voice input key.

Fitur yang bernama voice input key inilah yang memungkinkanmu untuk menulis dan membalas pesan hanya dengan cuap-cuap alias ngomong. Bahkan, kalau kamu sudah siap berbicara sampai mulut berbusa, kamu pun bisa ngomong dan mengkonversi omonganmu menjadi artikel berbentuk tulisan dengan fitur ini.

Instruksi Singkat dan Bermudarat

Cara menggunakannya tidak terlalu njelimet alias rumit. Tentu saja hal yang pertama kali harus kamu pastikan adalah kamu memiliki ponsel pintar yang tentunya dapat mengakses jaringan internet. Ya, beli dulu ponselnya! Bisa dengan tukar tambah ponsel gprs-mu, memelas pada ortu di promosi black friday atau diskon akhir tahun agar dibelikan ponsel pintar karena hasil rapormu bagus karena mencontek, atau sampai dengan cara meng-gendut-kan cicilan kartu kreditmu.

Kedua, yang harus kamu lakukan adalah memastikan bahwa kamu telah mengunduh aplikasi ini, jangan mengunduh perasaanmu ke lain hati jika ‘hati’-mu sudah berkomitmen dengan orang yang kamu yakini kredibilitasnya. Nanti, jangan-jangan ada yang patah hati dan kamu pun ‘di-uninstall’ dari kehidupan orang yang benar-benar mencintaimu.

Ketiga, buka aplikasi ini dan menyelamlah ke teritori berjuluk setting lalu pilih bahasa Indonesia. Setelah rampung, selidiki bagian preferences dan pastikan fitur voice input key dalam kondisi aktif. Pastikan juga kamu aktif mewarnai kehidupanmu. Kalau terlalu pasif, takutnya kamu malah sering dieksploitasi oleh orang lain tanpa pernah kamu sadari.

Keempat, buka aplikasi yang punya fungsi utama berkorelasi dan berinterkorelasi dengan mengetik. Jangan buka baju dan langsung posting di Instagram kalau kamu bukan eksibisionis. Contohnya? Ya, banyak! WhatsApp, LINE, Skype, Microsoft Word, atau One Note kalau boleh kita jadikan sebagai contoh.

Contohnya nih, jika kamu ingin membalas pesan cinta via angkot, tentunya bukan di artikel ini tempatnya. Jadi, jika kamu ingin membalas pesan via WhatsApp, akan muncul simbol Google di atas keyboard virtual dan disebelah kanan ada simbol microphone.

Bisa kamu tekan, pijit, pencet, dan colok tuh simbol tersebut sembari berbicara, ngomong, dan ngebacot. Hasilnya, secara otomatis dan praktis si Gboard akan langsung menerjemahkan suara kamu menjadi teks.

Praktis dan simpel bukan? Berani mencoba tantangan dengan suara kentut yang dikonversikan dengan cara ini? Nampaknya kamu terlalu membuang banyak waktu berhargamu jika memang berniat melakukannya?

Atau mungkin kamu terobsesi menjadi Ksatria Viral? Mungkin, asal jangan rusa yang lu kasih minum anggur merah! Jadinya percuma deh ‘makan’ bangku sekolah.