‘Chit-Chat’ Bersama Benny “Moza” Setiawan Endeavour389 – Hai VVriends, kalian tau gak tentang pemain professional eSports yang ada di Indonesia? Nah, yang akan kita bahas kali ini adalah pemain eSports dari Point Blank. Salah satu pemain profesional yang tercatat telah meraih banyak prestasi dan dalam waktu dekat tepatnya pada tanggal 20-21 Mei 2017 ini menjadi wakil Indonesia untuk memperebutkan gelar juara dalam kancah internasional bernama PBWC di Moskow, Rusia.

Anggota dari tim asal Jakarta Endeavour389 ini bernama Benny Setiawan dengan nama panggilan familiarnya Mozarella atau Moza. Bergabung dengan tim Endeavour saat 2016, dimana tim ini pertama kali berdiri dan telah menempuh perjalanan selama hampir satu tahun sampai PBWC diselenggarakan. Selain berlatih PB, dia juga sering mengisi waktu luangnya dengan memilih bepergian dengan teman-temannya untuk mencari suasana yang menyenangkan.

Dampak Bermain PB Bagi Moza

Berawal dari mengenal game PB dari saudara dan mengetahui teman-teman satu tongkrongannya ternyata sebagian besar menyukai game ini. Moza pun mulai intens bermain dan langsung kecanduan yang membuatnya sering kali dibikin penasaran untuk mengasah kemampuannya. Akhirnya dia bercerita tentang kejadian lucu yang pernah dialaminya selama bermain PB. Dari berkerja sama dalam sebuah clan bersama teman satu tongkrongannya, sampai adu argumentasi di kolom chat dengan pemain lain, yang pada akhirnya melahirkan suatu komunitas baru.

Benny Moza
sumber foto: fanpage Endeavour389

Menjadi pemain profesional tidaklah mudah. Tapi, saat ini Moza telah mencapai prestasi yang membanggakan dan merasakan perubahan untuk hidupnya dari sebuah game bernama Point Blank. Yang sangat dirasakan Moza adalah ‘materi’ yang telah dia dapat, mulai bisa lebih mandiri dan tidak tergantung lagi kepada orang tua. Moza pun menjelaskan bahwa saat ini dia mulai bisa membantu ekonomi orang tua.

Sebelum Menghadapi PBGC (Point Blank Garena Challenge)

Ada kejadian yang bikin galau, empat hari sebelum PBGC, terjadi perselisihan antara Hery, Jack, dan Moza karena berbeda pendapat hingga menghambat jadwal latihan. Akhirnya, hanya ada briefing, sampai tidak terasa sudah tinggal 1 hari menjelang turnamen. Dan mereka tidak menyangka akan juara yang akhirnya menjadi memori yang indah. Sebelumnya, Moza mempunyai firasat dengan bermimpi bahwa mereka juara dan mendapati panggung yang sama dengan panggung turnamen PBGC yang diselenggarakan di Sabuga, Bandung. Mimpi yang bukan basah itu membuat Moza sangat antusias untuk bertanding.

Benny Moza
sumber foto: fanpage endeavour389

Moza merasa senang saat mengetahui menjadi wakil Indonesia yang akan bertanding di Rusia. Menurutnya, turnamen tahun lalu tidak seramai tahun ini, faktor inilah yang membuatnya makin semangat untuk membuktikan kekuatan Indonesia di kancah internasional.

Benny menganggap semua tim yang berpartisipasi adalah lawan terberat, alasannya, mereka belum mengetahui perkembangan kekuatan musuh saat ini dan lebih mempersiapkan diri dan tim untuk menghadapi situasi terberat. Dengan pengalamannya, Moza menyadari bahwa siapapun biasa juara di ajang ini, karena setiap wakil dari negara-negara lain pun lolos bukan tanpa alasan. Mereka pasti membangun performa dan tekad yang kuat juga.

Semoga VVriends terinspirasi dari cerita Benny “Moza” Setiawan ini. Untuk selalu menjadi yang terbaik apapun bidangnya. Yang terpenting jangan sia-siakan waktu, dan jadikan Moza salah satu inspiratormu jika ingin mencoba menjadi gamer profesional. Ayo kita dukung tim Endeavour! #FIGHTFORINDONESIA.

.