Pada tanggal 19-20 Juni kemarin, komunitas-komunitas CS:GO mengadakan CS:GO Community Gathering yang bertempat di ASUS ROG store, Bandung Electronic Center. Acara yang terdiri dari kompetisi CS:GO, lomba foto, dan berbagai games membuat acara ini menjadi arena bagi para pemain CS:GO untuk kopi darat sembari saling menguatkan solidaritas.

CS:GO Community Gathering

Menurut keterangan Bung Indra selaku perwakilan dari GX Comp sekaligus penyelenggara, acara ini ditujukan sebagai ajang kumpul-kumpul bagi komunitas-komunitas CS:GO, khususnya yang ada di Bandung. Selain komunitas dari Bandung, Beberapa anggota tim CS:GO dari BOOM ID pun ikut memeriahkan acara ini.

CS:GO Community Gathering

Sebagian anggota dari BOOM ID CS:GO pun nampak antusias untuk bermain dengan komunitas CS:GO dari Bandung, mereka terlihat nampak membaur dan tidak menjaga jarak seperti supporter bola Bandung-Jakarta.

Tak hanya para pria, beberapa anggota dari tim perempuan FF Gaming pun ikut meramaikan acara, para Srikandi CS:GO seperti, Ridha ‘AudreyFF’ Audrey, Fitri ‘mikochan’ Hanifah, Nabila ‘nabssky’ Sulthana pun ikut meramaikan CS:GO Community Gathering yang langsung dikerubuti para fans yang ingin mengabadikan momentum tersebut melalui swafoto bersama mereka.

CS:GO Community Gathering

Selain para pemain muda, nampak juga para veteran Counter Strike seperti Gilang ‘Krigger’ Rinaldy (mantan pemain Tim Recca Esports), Andy ‘Godfrey’ Halim (mantan pemain pro CS 1.6 dari Tim Dropzone) beserta rekan-rekan dari komunitas Dropzone dan Authentic. Hadir pula mantan jawara Point Blank, Adio ‘Diostruct’ Reonaldo, dapat dibayangkan bagaimana suasana lintas generasi yang terjalin dalam acara CSGO Community Gathering.

ASUS nampaknya berhasil berkontribusi untuk menjadi wadah bagi para pemain-pemain CS:GO untuk saling bersosialisasi dan bertukar jurus-jurus pamungkas yang kelak dapat berguna sebagai bekal untuk kemajuan eSports Indonesia.

“Tujuan diadain event ini, kita gathering, kita kumpulin komunitas, saat ini yang kita kumpulin komunitas CS:GO di kota Bandung, dengan ekspektasi pemain-pemain lama yang udah gak main bisa ‘turun’ lagi, kumpul-kumpul, kenalan sama junior-junior-nya, terus dan diharapin dari event ini kedepannya bakalan ada event susulan dengan skala yang lebih besar sih sebetulnya, gitu…”

Begitulah penuturan dari Bung Indra, sebagai perwakilan dari pihak penyelenggara event tersebut. Bisa dibayangkan bila acara ini tidak terealisasi, makin pekatnya tembok antar generasi CS:GO dapat berakibat pada tidak kompetitifnya permainan ini, sebab pengalaman-pengalaman yang dimiliki oleh para veteran dapat tersampaikan pada para generasi penerus CS:GO lewat acara semacam ini.

Acara ini adalah pembuktian bahwa komunitas eSports yang notabene dekat dengan komputer tak melulu kumpulan manusia-manusia anti-sosial yang hanya sibuk berjibak dihadapan layar monitor. Mereka pun adalah manusia yang doyan bergaul, berkomunikasi, bertukar pikiran dengan para pencinta eSports. Semoga acara semacam ini dapat terus diapresiasi masyarakat luas agar eSports Indonesia dapat terus meroket untuk menunjukkan prestasinya pada semesta dunia.