Nampaknya pergantian roster setelah TI selesai benar-benar terjadi. Evil Geniuses menjadi tim pertama yang melakukan perubahan dengan melepas pemain mereka S4 dan Sumail, Digantikan dengan pemain asal team Fnatic dan Virtus Pro.

Pada pengumuman resmi yang diberikan oleh Evil Geniuses berisi yaitu sebagai berikut :

Setelah musim 2018-2019 DPC yang panjang dan penting, kami sebagai organisasi mengambil keputusan meluangkan waktu untuk opsi kami pada tahun yang akan datang. Fanbase Dota 2 kami terdiri dari beberapa penggemar paling bersemangat dan memiliki gairah yang besar pada game. Dan untuk tahun kedepan kami telah memilih untuk membuat beberapa perubahan yang kami percaya akan menempatkan kami pada posisi yang bagus untuk sukses.

EG Mengganti Roster Mereka

Pertama kami melepas Gustav “S4” Magnuson menjadi agen bebas, Namun Sumail “sumaIL” Hassan akan tetap dibawah kontrak dan terbuka untuk Transfer. Keduanya telah mendapat banyak rasa hormat dan penghargaan yang luar biasa ketika mereka di Evil Geniuses, untuk hasil dan upaya yang mereka lakukan untuk tim. S4 dan Sumail adalah talenta papan atas, dan kami yakin mereka akan mendapat tim yang baik untuk mereka.

Sebagai pengganti S4 dan Sumail, EG telah mendapatkan pemain asal Filipina yaitu Abed “Azel” L. Yusop adalah orang pertama yang akan bergabung dengan EG. Dia adalah pemain Filipina pertama yang menyentuh mmr 10.000 dan akan mengisi posisi mid laner yang sebelumnya diambil oleh Sumail. Setelah Abed lalu EG berhasil mendapat mantan pemain VP yaitu adalah Roman “RAMZES666” Kushnarev yang sebelumna bermain untuk VP, dia akan berpindah posisi dari hard carry menjadi offlaner, karena dia memiliki skill tersebut pada awal karirnya. Apakah pemain asal rusia ini mampu beradaptasi dan berkomunikasi dengan pemain lainnya di EG?

Pada bocoran sebelumnya organisasi EG akan membuat sisi terbaru pada arteezy. Dan dalam perubahan ini menandakan bahwa EG sudah tidak memiliki pemenang TI untuk diandalkan dalam situasi yang genting.

EG selesai di posisi 5-6 pada TI 9 kemarin, kalah dari 2 pesaing mereka yaitu OG dan Liquid. EG berhasil finis di urutan ke 4 DPC musim 2018-2019.