Epic Games mulai memunculkan taringnya di kancah persilatan dunia PC gaming, tetapi ribuan gamer seluruh dunia memberi statement dan pendapat yang campur aduk mengenai hal ini, dan banyak diantaranya memberikan statement buruk. Epic Games sebagai salah satu penyedia konten game digital yang populer telah menghadirkan berbagai game fenomenal yang memang eksklusif ada di Epic Games Store seperti FortniteApex LegendsDestiny 2, dan game lainnya. Jadi apa yang menjadi pemicu adanya gerakan kebencian kepada pihak Epic Games? simak berbagai penjelasannya dibawah ini.

Beberapa bulan sebelumnya, kekhawatiran para gamer diawali dengan adanya sebuah thread Reddit yang mengklaim bahwa Epic Launcher telah melakukan praktisi untuk mengakses sertifikat root dan DLL tanpa izin. FYI sertifikat root dan DLL adalah data local dikomputer kalian yang menyimpan data-data pribadi. Ibaratnya Epic Launcher bertindak sebagai keylogger dan menyimpan data didalamnya. Memang setelah dikonfirmasi oleh laman PC Gamer, Epic Launcher ‘berkeliaran’ disekitar data Steam yang dimiliki pengguna.

Tentu saja para gamer menjadi murka, karena memang data pribadi dianggap suatu hal yang tidak boleh dicuri apalagi oleh pihak yang tidak diberi izin. Dilain pihak, Dan Vogel yang menjadi salah satu pengembang di Epic menjelaskan bahwa Epic Launcher hanya mengenkripsi data local mengenai informasi Steam Friend yang nantinya digunakan untuk mengimpor data pertemanan dari Steam ke Epic.

Lalu para gamer mengatakan kembali mengapa Epic Games mengambil data local tanpa permisi apabila digunakan untuk hal sepele itu saja? Dan Tim Sweeney yang menjadi CEO di Epic mengaku bahwa keputusannya ini sangat bisa ditentang dan menganggap hal ini adalah “serpihan peninggalan dari pekerjaannya yang terburu-buru untuk menghadirkan fitur social pada masa awal pengembangan Fortnite” dan dia juga mengatakan akan menghentikan aplikasi Epic Launcher untuk menghentikan praktik ini, tetapi mungkin sedikit terlambat.

Tentu saja, semua pernyataan tersebut menjadi buih di mata para gamer yang telah terlambat kecewa. Sekarang para gamer telah beranggapan bahwa Epic Games hanya mengganggu pasar PC Game yang telah ada hingga kini. Bahkan berencana tidak akan memainkan game yang eksklusif Epic.

Fortnite toys

Sebenarnya, ada beberapa teori lain yang dapat sedikit menjelaskan mengenai apa yang membuat para gamer menjadi ogah untuk memakai layanan Epic Launcher:

Teori 1: Epic Games dibiayai oleh korporat China yang tidak bisa dipercaya.

Pada tahun 2012, Perusahaan raksasa China Tencent menginvestasikan 330 juta dollar kepada Epic Games. Yang menurut Tim Sweeney, memberikan 40% saham kepada perusahaan tersebut. Banyak konsumen yang menentang hal ini dan mengatakan bahwa Epic sudah tidak sepenuhnya bisa mengontrol lagi perusahaan. Ditambah pemerintah Amerika yang menggemborkan retorika anti-China yang membuat Epic mulai tidak disukai oleh pasar Amerika dimana markas Epic berada. Dan pihak Epic mengatakan bahwa itu tidak benar.

Sweeney mengirim cuitan Twitter pada tanggal 4 April yang mengatakan bahwa “Epic Store,with exclusive games and Spartan feature set, is a fine target for ire. But please help separate facts and opinion from the lies about […] foreign control.” Yang intinya bahwa pengendalian Epic Games oleh tencent hanya kebohongan.

Beberapa cuitan tambahan dari Sweeney menguatkan pernyataanya diatas. “I’m the controlling shareholder in Epic Games, and have been since 1991,” Sweeney continued. “We have a number of outside investors now. Tencent is the largest. All of Epic’s investors our friends and partners. None can dictate decisions to Epic.” Semua cuitannya ini berisi ketidakbenaran Tencent mengontrol Epic Games.

Dalam menyangkut hal ini, Steve Allison selaku kepala Epic Games Store membuat pernyataan pada Game Developers Conference in San Francisco.

“Tencent has […] zero input into our business,” Allison said to a room full of developers. “They do not talk to us about what we’re doing. They don’t suggest what we should be doing. They don’t make any decisions for us. They aren’t in our building. Everything we do is with our team and the final point of conversation, when it goes up to the top, it’s Tim. And Tim does not take any words from Tencent, believe me.”

Metro Exlusive Epic Games
Metro Exodus Exclusive Epic Games

Teori 2: Epic mencederai konsumen dengan memberlakukan software game eksklusif untuk Epic Store.

Pernyataan terbesar yang dilakukan Epic adalah ketika Metro Exodus diluncurkan, yang merupakan seri ketiga dari seri 4A Games, yang hanya dapat dibeli secara eksklusif di Epic Games Store. Berita tersebut datang seminggu sebelum diluncurkan, dan membuat fans marah besar ketika banyak orang telah memberikan uang untuk pre-order game tersebut di Steam.

Valve lalu menyebut keputusan bisnis Deep Silver selaku publisher Metro Exodus itu ‘tidak adil’ dan mengancam Epic karena telah menipu konsumen. Setelah itu, secara live pada Game Developer Conference, Steve Allison mengakui kesalahannya pada masalah ini dan tidak akan mengulanginya lagi.

Tetapi Epic tetap saja agresif untuk membuat beberapa franchise menjadi eksklusif. Dan semua itu diperparah dengan pernyataan bahwa game yang eksklusif ada di Epic Game Store tidak akan ditemukan di retail manapun selain Epic, untuk saat ini. Game ini termasuk The Outer Worlds dari Obsidian dan Borderlands 3 dari Gearbox Software, keduanya merupakan judul ekxklusif Epic Games.

Jika kalian adalah pengembang atau penerbit sebuah game, kita dengan mudah menilai harga dari game tersebut daripada Steam. Valve mengambil 30% pendapatan dari penjualan, sedangkan Epic hanya mengambil 12%. Jika game tersebut memakai Unreal Engine, ketika 5% penjualan dimasukan pada Epic Games sebagai pemilik Engine, memasukannya kedalam Epic Game Store mungkin lebih masuk akal pada segi ekonomi.

Perhitungan simple tersebut membangkitkan semangat pengembang untuk mengalihkan pembeli untuk membeli produk mereka melalui Epic Games Store. Bagi pengembang yang menggunakan Unreal Engine dan menjualnya di Epic Games Store, kehilangan 12% hasil penjualan terlihat lebih sedikit dua hamper dua kali lipat dibandingkan ketika menjualnya di Steam.

Bahkan ketika sebelum ada uang lain atau insentif yang ditawarkan, itu adalah penawaran yang bagus, yang membuat game buatan Deep Silver dan 4A Games dapat menutupi biaya produksi bahkan profit yang menjanjikan. Pada tahap awal penjualan Metro Exodus di PC, nilai hasil penjualan hamper meningkat dua setengah persen dibandingkan seri Metro sebelumnya, yang dijual di Steam. Dengan hal ini otomatis para pengembang lebih beralih kepada pembagian profit yang lebih besar.

Penawaran eksklusif ini telah menjadi bagian dari industry game sejak dulu yang hingga sekarang berada pada Playstation 4 dan Xbox One. Hal ini dapat menjadi biasa pada pasar PC yang memungkinkan lebih banyak pesaing, dan kompetisi kapitalisme seperti ini seharusnya adalah hal yang baik bagi konsumen dalam jangka panjang.

Singkatnya, tergantung dari pendapatan ekstra yang mengalir kepada pengembang, kita sebagai konsumen hanya melihat ini sebagai gangguan, dimana perang kompetisi layaknya konsol bias terjadi di ranah PC yang sejak lama telah damai.

Borderland 3 Exclusive Epic Games

Teori 3: Epic Store memiliki fitur lebih sedikit dibandingkan Steam dan platform lain.

Ini bukanlah teori melainkan fakta. Epic Games Store masih tahap perkembangan, yang diakui sendiri oleh pihak Epic. Ini adalah list hal yang tidak bias Epic lakukan tetapi Steam bias lakukan:

  •  Penyimpanan save game automatis lewat cloud.
  •  Menyimpan beberapa pengguna yang dapat diatur menjadi beberapa game.
  •  Memungkinkan pengguna mereview game dan menyebarluaskannya didalam platform.
  •  Memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi didalam forum terpisah.
  •  Dapat membagikan akun dan game yang dimiliki dengan anggota keluarga yang berbeda.
  •  Melakukan stream pada device yang berbeda.

Banyak dari fitur tersebut dalam tahap proses, dan Epic juga secara terbuka membeberkan rencana kedepan dimana kita semua dapat melihat progressnya langsung. Tetapi yang harus kita ketahui, consume itu tidak tertarik dengan hal yang namanya menunggu.

Faktanya bahwa sekarang Epic menawarkan harga yang lebih baik pada pengembang dan penerbit game, secara keseluruhan Epic tidak menawarkan hal yang lebih baik kepada konsumen.

Kita lihat beberapa minggu atau bulan kedepan. Dan kita lihat bagaimana respon konsumen mengenai hal ini, apakah akan baik ataukah Epic game yang menciut. Bagaimana tanggapan Vriends sekalian? Share apa yang kalian fikirkan dibawah ini. Share juga artikel ini kepada kawan kalian dan lihat respon mereka mengenai hal ini. See you next time!