Duel Monster Yu-Gi-Oh merupakan sebuah permainan kartu buatan Konami yang diadaptasi pada permainan TCG (Trading Card Game), Anime, dan juga Permainan Digital. Sejarah dari permainan ini sangat lama dan memiliki beberapa cerita yang berbeda tetapi memiliki kartu yang berkesinambungan. Permainan kartu Yugi sangat digemari oleh anak generasi 90-an karena kartunya banyak beredar ditoko mainan sekitar rumah dan sekolah. Kepopuleran ini terjadi karena memang tipe dan jenis monster yang tersedia sangat beragam dan adanya teknik pemanggilan khusus.

Awal cerita permainan ini yang diadaptasi dalam bentuk Manga dan Anime diawali dengan karakter bernama Yugi yang terdapat dalam judul Yu-Gi-Oh, meskipun artinya tidak banyak orang yang mengetahui. Permainan monster ini awalnya ditemukan pada saat zaman kerajaan mesir kuno dimana kartu monster diukir pada batu besar. Meskipun pada ceritanya awalnya berada pada setting 90-an, tetapi teknologinya sampai saat ini masih belum bisa direalisasikan didunia nyata.

Seiring berjalannya waktu, cerita Yugi terselesaikan dan diganti oleh karakter baru yang memiliki kemampuan khusus juga sampai generasi ke-6 pada cerita VRAINS. Banyak perubahan yang signifikan dari cara bermain kartu dan juga teknik pemanggilan monster yang semakin rumit. Inilah Perkembangannya.

1. Duel Monster (1999)

Pada zaman ini, Yugi Mutou merupakan renkarnasi dari Pharaoh tak bernama yang memiliki gelar King Of Duelist dimana gelar ini diberikan kepada seseorang yang tidak pernah mengalami kekalahan dalam permainan Duel Monster. Pada zaman ini, teknik pemanggila monster masih basic dan simple. Seperti Normal summon, Tribute summon, dan dua special summon yaitu Fusion Summon dan Ritual Summon.

Fusion Summon adalah penggabungan dua monster khusus sehingga mendapatkan kartu gabungan dengan menggunakan kartu “Polymerization”. Kartu ini kebanyakan merupakan normal monster dan menggunakan panel kartu berwarna Ungu. Sedangkan Ritual summon adalah pemanggilan monster kuat dengan mengorbankan kartu sejumlah level kartu ritual dengan bantuan kartu spell khusus, kartu ini menggunakan panel kartu berwarna biru.

2. Yu-Gi-Oh! GX (2004)

Spin-off pertama dari cerita Yu-Gi-Oh GX ini menceritakan Jaden Yuuki di sekolah duelist yang didirikan oleh Seto Kaiba selaku pembuat metode bertarung Duel Monster yang modern. Jaden Yuuki memiliki kekuatan yang berasal dari spirit atau jiwa yang menghuni kartu yang membantunya dalam pertarungan. pada zaman ini tidak banyak perubahan dimana masih menggunakan metode yang sama seperti Original Duel Monster yaitu Normal, Tribute, Fusion, dan Ritual summon. Perbedaannya yakni peningkatan jumlah kartu efek dibandingkan kartu normal seiring berkembangnya Archtype Deck.

3. Yu-Gi-Oh! 5d’s

Spin-off kedua dari serial Duel Monster Yu-Gi-Oh ini masih mengambil latar tahun 2000an dimana karakter Yusei Fudo adalah salah satu dari 5 Duelist yang memiliki kartu naga legendaris yang ditakdirkan untuk menghancurkan kelompok ekstermis Dark Signers yang ingin mengendalikan Crimson Dragon. Pada zaman ini, terdapat satu tambahan metode pemanggilan monster yaitu Synchro summon.

Synchro summon dilakukan dengan mengorbankan monster sejumlah lever kartu synchro dengan menggunakan kartu tuner disalah satu kartu yang dikorbankan. Yang menjadikan permainan Yu-Gi-Oh menjadi segar kembali dengan adanya metode pemanggilan monster yang unik dan baru. Synchro summon memiliki panel kartu berwarna putih.

4. Yu-Gi-Oh! Zexal

Spin-off ketiga ini mengambil cerita dimasa depan dimana Yuma Tsukumo merupakan seorang duelist biasa yang bertarung di Heartland City, sampai suatu hari ketika dia bertarung melawan rivalnya yang bernama Sharks, datang seorang Astral yang membantu Yuma memenangkan pertarungan dan meminta pertolongan untuk mengembalikan ingatannya yang terpecah menjadi 100 kartu Numbers yang tersebar diseluruh dunia.

Pada zaman ini diperkenalkan metode pemanggilan monster baru yang bernama XYZ yang tidak memiliki tingkatan melainkan ranking kartu yang disusun terbalik. Pada metode pemanggilan ini, pemain harus menggabungkan monster dengan tingkatan kartu yang sama dengan ranking kartu target dengan jumlah yang ditentukan olehnya. Monster yang dipakai untuk memanggil monster xyz tidak dimasukkan ke kuburan kartu melainkan ditumpuk dibawah kartu xyz dan menjadi jumlah efek dari monster tersebut dapat diaktifkan. Kartu XYZ menggunakan panel kartu hitam.

Duel Monster Zexal

5. Yu-Gi-Oh! Arc-V

Spin-off keempat dari serial Duel Monster Yu-Gi-Oh ini mengambil setting di Paradise City dimana Yuya Sakaki mengikuti turnamen dueling yang berakhir dengan terpecahnya dimensi menjadi 4. Keempat dimensi tersebut memiliki karakteristik yang sama dengan Spin-off seri sebelumnya dan akhirnya keempat dimensi tersebut dapat disatukan kembali.

Pada zaman ini terdapat jenis pemanggilan monster yang baru yaitu Pendulum summon, dimana teknik ini dilakukan dengan menempatkan monster pendulum pada bagian spell zone dan menetapkan nilai pendulum berdasarkan nilai arah panah pada kartu. Sehingga pemain bisa memanggil monster diantara nilai arah panah yang telah disetting. Kartu pendulum menggunakan panel orange dengan dua efek kartu dan sejumlah arah panah dengan nilainnya.

6. Yu-Gi-Oh! VRAINS

Spin-off teranyar dari serial Duel Monster Yu-Gi-Oh berjudul VRAINS dengan cerita dimasa depan ketika kegiatan dueling dilakukan di dunia maya dengan avatar buatan layaknya game online. Yusaku Fujiki sebagai hacker jenius melawan Hanoi Knight yang mengetahui kecelakaannya dimasa lalu yang berlomba-lomba demi mendapatkan AI didalam permainan tersebut dan melakukan Data Storm.

Pada zaman ini, jenis pemanggilan monster baru ditambahkan dengan sederet perubahan pada arena dueling. Pemanggilan monster baru ialah Link Summon, dimana kartu baru ini merupakan gabungan dari beberapa monster yang sama saja seperti tribute summon tergantung tingkatan link yang dimiliki monster tersebut. Monster Link memiliki karakteristik panel biru dengan corak sarang lebah dan tidak memiliki poin bertahan, sehingga tidak bisa merubah posisi bertarung. Pada kartu ini juga terdapat tanda panah yang menunjukkan kepada zona dimana boleh dipanggil kartu dari ekstra deck.

Itulah sejarah pemanggilan monster yang sangat ikonik pada serial Duel Monster Yu-Gi-Oh. Sangat berbeda dengan serial zaman dulu yang simple, banyak perbaikan dan perubahan yang menyebabkan pemain lama akan kebingungan dengan sistem bertarung masa kini, tetapi juga menambah persentasi peningkatan pada deck tertentu dan juga kombinasi kartu yang lebih hebat. Apa Vriends masih menyimpan kartu Duel Monster – Yu-Gi-Oh dirumah?