Mungkin VirtualVriends sering sekali bermain di warnet dan mengeluhkan dengan rendahnya FPS. Disini kami akan mencoba menjelaskan secara simpel fakta-fakta seputar frame rate dan apa hubungannya dengan frekuensi sebuah monitor.

Banyak sekali gamer yang belum mengerti apa itu sebenarnya frame rate, Biasanya yang gamer tau semakin tinggi frame rate semakin lancar pula game yang kita mainkan. FPS (frame rate persecond) adalah sebuah gambar-gambar berurutan yang disebut frame, ditampilkan dalam layar animasi dalam hitungan detik. Semakin bagus VGA card yang dipakai semakin tinggi pula frame rate yang dihasilkan, Semakin tinggi frame rate yang dihasilkan, perdetik yang dihasilkan, semakin lancar dan halus pula game dapat dimainkan. Yap, anggapan itu sudah hampir semua gamer amini. Oleh karena itu, hampir seluruh gamer beranggapan pada setiap melakukan upgrade komputer ,hal yang pertama diprioritaskan adalah mencari VGA card yang bagus dan mahal, Anggapan tersebut tidak salah, namun tidak juga benar sepenuhnya.

Misalkan, jika VirtualVriends bermain Point Blank, Dota 2, Counter Strike di warnet, mungkin selalu berharap mendapatkan FPS diatas 100. Jika tidak diatas itu, mungkin akan muncul anggapan bahwa komputernya kurang bagus, jelek dan membuat permainan tidak lancar sama sekali. Anggapan ini salah! Ada 2 hal yang benar-benar berpengaruh dalam gamingframe rate dan frekuensi monitor. Ya, monitor!

 

Monitor Jadul
Monitor Jadul

 

Banyak sekali gamer yang beranggapan monitor itu hal yang tidak penting, monitor murah dan jelek pun, asalkan ukurannya pas dan besarnya cocok, sudah cukup. Faktanya ini salah, FPS dan Monitor itu harus saling melengkapi, kalau FPS kamu tinggi, tapi monitor kamu jelek, ibarat kamu membawa senjata AK-74 yang berat namun kamu tidak bisa berlari jauh sampai ke medan pertempuran, sehingga senjata yang kamu bawa menjadi sia sia tak terpakai.

Sebuah monitor memiliki refresh rate yang tetap untuk menampilkan gambar, umumnya adalah 60Hz untuk monitor standar dan untuk monitor gaming bisa mencapai 120Hz atau bahkan lebih. Sedangkan VGA card tidak memiliki kecepatan yang tetap dalam me-render apa yang harus ditampilkan oleh monitor. VGA me-render gambar secepat mungkin untuk ditampilkan ke monitor. Gambar yang ringan akan di-render degan cepat, sedangkan gambar yang berat akan di-render lebih lambat.

Nah, karena perbedaan frekuensi antara VGA dan Monitor itulah, timbul masalah-masalah seperti lagging, freezing, stuttering, tearing. Masalah yang sering terjadi akibat perbedaan frekuensi itu terjadi saat GPU (graphics processing unit) telah mengirim gambar yang akan ditampilkan pada monitor, namun pada saat itu monitor belum selesai menampilkan gambar dari hasil render VGA yang sebelumnya. Ini mengakibatkan adanya tampilan gambar yang bertumpuk-tumpuk, sehingga membuat tampilan di monitor tidak karuan.

Tearing Jika FPS Tidak Sebanding Dengan Hz
Tearing Jika FPS Tidak Sebanding Dengan Hz

Jika dalam sebuah game kita mengetahui ada FPS, di dalam monitor ada yang namanya Hz(Hertz). Simpelnya, Hz itu frekuensi maksimal yang bisa diterima oleh monitor. Rata-rata warnet yang ada di indonesia pasti menggunakan monitor konvensional, biasanya monitor tersebut memiliki Hz tidak lebih dari 60, bahkan hampir semua gamer di indonesia jarang memiliki monitor gaming, hampir seluruhnya menggunakan monitor konvensional.

Fakta simpel-nya, seperti ini: jika komputer kamu menghasilkan 200fps, dan monitor kamu hanya mempunyai frekuensi 60Hz, maka gambar yang ditampilkan oleh monitor kamu maksimal hanya 60fps, walaupun tulisan FPS dilayar kamu mungkin bisa saja diatas 9000! Jadi apabila kamu bermain di warnet dan mendapatkan 60fps atau lebih, namun kamu tetap merasakan lagging dan kurang lancar, coba kamu cek monitor terlebih dahulu, monitornya sudah 60hz atau malah dibawah itu? Kalau sudah benar 60hz, tapi tetap merasakan lagging dan kurang lancar: ‘cobalah tidur terlebih dahulu, istirahatkan mata kamu karena itu hanya perasaan kamu saja, mungkin kamu sudah lelah’. Gaming bisa disebut ‘smooth’ apabila frame rate yang dihasilkan sesuai dengan Hz yang bisa ditampilkan. Jadi, apabila frame rate kamu dibawah 60 dan monitor kamu 60hz, pasti ada yang namanya tearing atau gambar patah-patah, dan begitu juga sebaliknya apabila frame rate kamu misalkan 144fps namun monitor kamu hanya 60Hz, gambar yang dihasilkan monitor tetap saja 60fps atau bahkan dalam kasus tertentu jika frame rate lebih besar daripada Hz, adakalanya suka terjadi tearing, dikarenakan monitor yang dipakai ‘fixed’ 60hz. Namun, tearing-nya tidak separah low FPS. Karena faktanya, game disebut lancar apabila dapat menyentuh batas aman 60fps, apabila bermain dibawah 60fps maka gambar terasa berat dan kurang ‘smooth’.

 

Monitor Gaming Dari ASUS
Monitor Gaming Dari ASUS

Bagaimana caranya supaya mendapatkan sensasi bermain yang sangat-sangat lancar? Jawabannya jelas. main menggunakan monitor gaming (kalo masih kurang lancar saat bermain on-line games, ya salahkan latency-mu). Rata-rata monitor gaming mempunyai Hz yang tinggi mulai dari 100hz sampai 250hz, bahkan ada yang lebih! Biasanya Semakin tinggi Hz semakin mahal pula harga monitor tersebut. Jadi selain ukuran, biasakan cek spesifikasi monitor, ini sangat penting diperhatikan, apabila kamu bermain dengan fps200 lebih dan menggunakan monitor 144hz, tentu gambar maksimal yang dikeluarkan monitor kamu 144fps dan ini adalah kenaikan yang sangat-sangat signifikan dibandingkan dengan monitor 60hz yang hanya mengeluarkan 60fps. itulah alasan mengapa di setiap turnamen internasional wajib sekali para pemain menggunakan monitor gaming. Bahkan sempat terjadi protes keras yang dilakukan pemain Dota 2 saat Shanghai Major yang ketika itu protes terjadi dikarenakan monitor yang disediakan bukanlah monitor gaming. Maka untuk mendapatkan sensai bermain game yang maksimal VGA card dan monitor harus saling mendukung satu sama lain.