Dalam dunia game online, ada istilah yang disebut RMT (Real Money Trading) atau biasa disebut transaksi dalam bentuk uang asli yang ditukarkan untuk membeli item dalam sebuah game, ataupun membeli sejumlah mata uang yang berlaku di dalam game. Namun, sudah menjadi hal yang lumrah dalam dunia game dengan istilah ini, dan tentu saja di Indonesia pun tidak kalah banyak para pemain yang menjual dan membeli mata uang dalam game dengan sejumlah rupiah. Fenomena real money trading ini tentu saja menimbulkan pro dan kontra, bagaimana dengan iklim RMT di Indonesia?

  • Tipe Real Money Trading

Menurut VV, ada 2 tipe RMT/Real Money Trading, yang satu menjual dan yang satu membeli, semakin banyak yang ingin membeli semakin banyak pula yang akan menjual, jadi keduanya ini sangat berhubungan satu sama lain tidak bisa dipisahkan dan saling membutuhkan.

  • Penjual 

Penjual RMT bermacam-macam, namun pada dasarnya para penjual RMT sama-sama menjual barang dalam game online. Mereka menharapakankan uang asli dari hasil penjualan mata uang dalam game yang mereka mainkan. Biasanya banyak sekali para gamer yang menjadikan ini sebagai perkerjaan mereka, dan ada pula yang tidak sengaja menjual menggunakan uang asli, contohnya adalah seorang pemain mendapatkan sebuah item yang tidak dibutuhkan, namun tiba-tiba ada pemain yang ingin membelinya dengan uang asli, tentu saja faktor ini berpotensi menjadikan sebuah transaksi RMT terus bergulir.

  • Pembeli

Pembeli sangat berpengaruh dalam dunia RMT, semakin banyak pembeli tentu saja semakin banyak yang ingin menjadi penjual, tentu saja banyak sekali tipe-tipe pembeli dalam dunia game, ada yang membeli dikarenakan ingin semakin karakter dalam game-nya kuat, dan satu lagi karena tidak ada waktu untuk mencari uang dalam game sehingga membeli barang dalam game dengan uang asli, biasanya tipe yang kedua ini contohnya seperti para gamer yang sudah bekerja dan tidak punya waktu untuk bermain game lama-lama, sehingga membeli item dalam game dengan uang asli merupakan salah satu cara untuk menutupi waktu bermain game yang singkat, sehingga tak perlu susah payah lagi menaikan level karakter atau bahkan mencari item.

  • Pro dan Kontra

Banyak sekali pro dan kontra masalah RMT ini, pertama yang paling penting dari fenomena Real Money Trading di Indonesia ini adalah semakin banyaknya penipuan, dikarenakan pembayaran menggunakan uang asli tentu saja transfer uang merupakan satu-satunya cara untuk RMT, dan tidak sedikit orang tertipu dan menjadi penipu.

Namun, pada sisi yang lain para player yang sudah dewasa dan tidak mempunyai waktu banyak untuk bermain game membutuhkan para penjual yang menjual item dalam game dengan uang asli agar dapat menutupi kekurangan waktu bermain mereka.

Tentu saja pada beberapa game tertentu, ada beberapa developer yang melarang sistem RMT, dan apabila player-nya terindikasi melakukan RMT, maka akan langsung ditindak dan di-banned, bahkan ada dalam beberapa kasus para game master malah menyalahgunakan wewenangannya untuk menjual item dalam game.

Dan ada beberapa game yang benar-benar bergantung pada item yang harus dibeli menggunakan uang asli, agar karakter yang dimainkannya mendapatkan performa yang maksimal, sehingga banyak sekali pro-kontra dari RMT ini.

Kesimpulannya, fenomena Real Money Trading merupakan hal yang sulit sekali di pisahkan, tentu saja untuk menjadi hardcore player yang ingin serba singkat, RMT seolah menjadi sebuah jawaban, seperti layaknya dunia nyata, dalam dunia game juga terdapat kesenjangan sosial, apabila segala sesuatu bisa diselesaikan dengan RMT, para player yang mempunyai ‘rupiah tidak berseri’ tentu saja bisa dengan instan menjadi yang terbaik, dan menimbulkan efek iri dari para player lainnya. Maka, dari sekian banyaknya pro dan kontra, para player harus banyak memilih dan memilah game mana yang cocok dimainkan sesuai dengan preferensi masing-masing, karena disetiap kelebihan sebuah game, pasti tetap ada saja kekurangannya.