Semakin kesini industri games semakin menjanjikan. Didukung juga oleh teknologi yang semakin maju, membuat games yang ada di pasaran saat ini terlihat sangat realistis. Developer games berlomba untuk membuat game se-realistis mungkin. Tapi apakah games hanya sebatas realistis aja? Lebih dari itu, apakah games yang ada saat ini memang semakin berkembang atau membosankan?

Kalau kita lihat, hampir kebanyakan game yang dibuat para developer games besar kualitas grafik nya begitu memukau dan memanjakan mata. Terima kasih untuk perkembangan teknologi yang mampu mewujudkan grafik realistis. Tapi sayangnya, grafik yang realistis engga menjamin kualitas dari games itu sendiri.

Mungkin kamu tahu soal kegagalan Assassin’s Creed terbaru yang bikin Ubisoft sampai harus ‘membekukan’ franchise ini selama 1 tahun. Contoh lain kaya Watch Dogs, Homefront: The Revolution, Mafia III, sampai No Man’s Sky?

Budget produksi dan marketing yang besar yang dikeluarkan juga engga menjamin kualitas games yang bagus ternyata. Banyak kekecewaan yang muncul seakan-akan ‘menampar’ para developer bahwa grafik yang bagus itu percuma kalau gameplay dan story nya engga dikerjain dengan baik. Contohnya ya games yang disebutin di atas itu.

Kaya ada ketakutan dan dilematis di pikiran para developer. Developer saat ini sepertinya berfikir, “Lebih baik kita diem di zona aman nyaman aja deh daripada kita bikin games yang belum tentu sukses”. Engga ada salahnya sih kalau mereka berfikir kaya gitu. Toh bikin games engga gampang, perlu biaya besar, perlu riset, perlu banyak waktu, dsb nya. Namanya juga bisnis, tujuan akhirnya ya pasti keuntungan (uang).

Industri Games
Call of Duty dan Battlefield, games yang jadi standar games FPS.

Bikin games genre FPS patokannya ya Battlefield atau Call of Duty. Bikin games genre Open World patokannya ya Grand Theft Auto. Kalau engga ada keberanian dari developer dan engga ada tuntutan dari gamers kepada developer untuk bikin games yang beda dari yang udah ada ya sampai Trevor jadi Assassin juga bakal gitu-gitu aja.

Jujur, bagi penulis sendiri games saat ini cenderung membosankan. Ya, MEMBOSANKAN! Hanya grafik yang developer kejar, tapi melupakan sisi gameplay dan story yang lebih penting. Memainkan Horizon Zero Dawn emang bikin puas karena kombinasi grafik, gameplay, dan story yang sangat pas, tapi memainkan Bishi Bashi, Tomba, Harvest Moon adalah pengalaman yang engga ternilai kepuasannya.

Virtual Vriends, apakah kamu tipe orang yang mementingkan grafik? Atau tipe orang yang mementingkan gameplay dan story? Atau justru keduanya? Mari kita berdoa industri games lebih berkembang di masa depan.