Satu minggu lagi, akhirnya para fans bisa segera memainkan game yang telah ditunggu-tunggu sekian lama, apalagi kalau bukan Kingdom Hearts 3. Sebuah game yang menggabungkan dua style animasi berbeda hasil kolaborasi antara Square Enix dan Disney.

Buat kamu yang masih asing dengan franchise ini mungkin masih bingung mengapa game yang satu ini bisa menuai hype yang begitu besar terutama dikalangan fans-nya. Oleh karena itu, pada artikel kali ini penulis akan mencoba untuk menggambarkan Kingdom Hearts series secara keseluruhan, sebuah game yang cantik, unik, namun juga sering diragukan.

Cantik

Kingdom Hearts Series

Square Enix memang selalu berhasil membuat sebuah game dengan kualitas visual yang tidak dapat diragukan lagi, lihat saja yang berhasil mereka implementasikan di franchise andalannya yaitu Final Fantasy. Baik itu saat masih menyandang nama Square Soft hingga berganti nama menjadi Square Enix, developer asal Jepang yang satu ini selalu berusaha untuk menaikkan standar visual setiap game yang diraciknya.

Begitupun dengan Kingdom Hearts series, muncul pertama kali di era awal PlayStation 2 yaitu tahun 2002 silam, seri pertamanya hadir dengan kualitas visual diatas rata-rata bahkan mampu mengundang decak kagum para gamer yang memainkannya pertama kali dikala itu.

Kombinasi dua style animasi yang berbeda antara Square Enix dengan desain karakter khas Jepang-nya digabung dengan dunia Disney dengan gaya visual animasi baratnya menjadikan franchise ini terlihat begitu cantik dan menarik secara visual.

Unik

Kingdom Hearts Series

Siapa sangka kolaborasi antara Disney dan Square Enix bisa melahirkan sebuah franchise unik yang sukses dipasaran. Diawali dari keinginan produser Square Enix, Shinji Hashimoto dan kreator Final Fantasy, Hironobu Sakaguchi untuk membuat sebuah game open world seperti Super Mario 64 yang saat itu terbilang sukses dipasaran.

Hingga disuatu kesempatan Shinji Hashimoto kemudian bertemu dengan petinggi Disney di sebuah elevator karena kebetulan dulunya Square dan Disney bekerja dalam satu gedung yang sama. Shinji Hashimoto pun tidak melewatkan kesempatan tersebut untuk mendiskusikan ide gilanya dengan harapan Disney mau berkolaborasi dengan Square.

Setelah keduanya mencapai kesepakatan, lahirlah sebuah game dengan nama Kingdom Hearts dimana Tetsuya Nomura yang sebelumnya merupakan desainer karakter Final Fantasy ditunjuk untuk menjadi director game ini.

Awalnya Tetsuya Nomura sendiri sempat berpikir untuk menjadikan Mickey Mouse sebagai tokoh utama di game ini, namun karena ia ingin menghadirkan cerita yang benar-benar baru, karakter utama pun diganti jadi Sora dengan latar belakang cerita originalnya sendiri. Sebagai gantinya, Donald dan Goofy dihadirkan untuk menemai Sora disepanjang permainan.

Menceritakan seorang anak yang rela meninggalkan dunianya untuk menyelamatkan sahabatnya. Tanpa disadari dia ternyata terpilih sebagai seorang Keyblade wielder yang ditugaskan untuk mengalahkan makhluk kegelapan yang disebut heartless dan berpetualang ke dunia Disney untuk menutup pintu dimensi dengan Keyblade-nya tersebut.

Konsep cerita sederhana tersebut dibuat semakin bertambah rumit setelah beberapa seri spin-off dan sekuelnya dirilis, kita harus memperhatikan setiap detail yang ada untuk memahami ceritanya secara keseluruhan. Hal ini justru semakin menambah keunikan dari game yang satu ini.

Namun Sering Diragukan

Kingdom Hearts Series

Sayangnya terlepas dari semua itu, franchise ini seringkali diragukan oleh para gamer “dewasa” yang menganggap bahwa game ini terlalu kekanak-kanakan untuknya.

Banyak gamers yang mengira bahwa Kingdom Hearts adalah sebuah game yang dikembangkan untuk anak-anak, namun nyatanya tidak sepenuhnya benar. Meskipun jika melihat pemilihan visual, musik, dan atmosfer dunia yang dihadirkan oleh game ini terbilang ceria karena memang menyesuailkan dengan dunia Disney, Kingdom Hearts sendiri sebenarnya memiki cerita yang cukup kompleks yang mungkin akan sulit dimengerti oleh kalangan gamer anak-anak.

Mungkin di seri pertamanya, kamu akan menemukan sebuah plot cerita yang masih mudah untuk dicerna, namun setelah mengikuti semua serinya termasuk seri spin-off yang tak jarang menghadirkan twist baru untuk seri ini secara keseluruhan, kamu akan mengerti seberapa kompleksnya cerita Kingdom Hearts series.

Itulah gambaran mengenai Kingdom Hearts series menurut penulis, mudah-mudahan dengan membaca artikel kali ini bisa menambah wawasan kamu tentang franchise game yang satu ini dan bisa membuatmu tertarik untuk menjajalnya juga. Sekian dan terimakasih!