Bagi VirtualVriends yang belum akrab dengan mechanical keyboard atau keyboard mekanik, mungkin informasi ini akan membantu kalian mengenal lebih dekat perihal ‘barang ajaib’ ini.

Mechanical keyboard adalah keyboard yang dibuat dengan kualitas tinggi dengan menggunakan terobosan teknologi aktivasi bernama Spring Key Switches. Spring key switch ini merupakan salah satu kelebihan mechanical keyboard, yang memiliki bermacam-macam jenis, dan dapat dibedakan dari fungsi dan kebutuhannya, bahkan kebutuhan perorangan.

Mechanical keyboard membuat standarisasi sebuah keyboard menjadi tinggi sekali.
Mulai dari key switch, frame, casing, fungsi, cara pengetikan, pembuatan keyboard, PCB (Printed Circuit Board) kualitas tinggi, lampu LED (Light-Emitting Diode), dan fitur-fitur lainnya yang superior dibandingkan dengan traditional keyboard. Kesimpulannya, mechanical keyboard mempunya ‘feel yang lebih baik dibandingkan dengan keyboard biasa.

“Once you go mechanical keyboard, you can’t never go back.”

Berikut hal yang bisa kamu ‘utak-atik’ alias modifikasi perihal mechanical keyboard:

Keycap

Keycaps Mechanical Keyboard
Keycaps Mechanical Keyboard

Keycap atau yang biasa kita sebut plastik tuts keyboard merupakan salah satu daya tarik mechanical keyboard selain ‘feel’-nya yang unik, mechanical keyboard mempunyai kelebihan dimana sang pemilik dapat mengganti bawaan keycap/tuts keyboard dengan aftermarket keycap yang unik dan beragam.

Build Quality

Sesuai dengan harganya yang di atas rata-rata keyboard biasa, tentu saja mechanical keyboard mempunyai kualitas di atas rata-rata biasanya mechanical keyboard dibuat menggunakan plastic case dengan aluminum plate sebagai penahan switch, bahkan kelas premium mechanical keyboard ada yang menggunakan bahan full aluminum mulai dari case dan lain-lainnya sehingga keyboard benar-benar terasa kokoh dan berat.

Actuation Force

Tekanan yang dibutuhkan untuk mengaktifkan sebuah switch, simpel-nya seberapa berat kamu harus menekan keycaps/switch agar terdeteksi/muncul di layar komputer. Semakin besar gaya yang dibutuhkan semakin berat pula kamu harus menekan.

Stem Switch

Switch Stem dan Spring Mechanical Keyboard
Switch Stem dan Spring Mechanical Keyboard

Ini tempat dimana kita memasang keycaps, biasanya berbentuk “+” dan warnanya bermacam-macam, dimana warna tersebut merupakan sebuah tanda dari jenis sebuah switch (contoh: red switch mempunyai stem yang berwarna merah).

Switch

Switch Mechanical Keyboard
Switch Mechanical Keyboard

Identitas utama sebuah mechanical keyboard  adalah switch-nya yang terdapat dibawah keycaps dengan bermacam warna stem, setiap warna mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tergantung dengan kebutuhan masing-masing orang, sehingga setiap orang pasti mempunyai kesukaan dan ciri khas masing-masing dalam merakitnya.

Mechanical Switch terbagi menjadi 3 jenis:

  1. Linear
    Ketika menggunakan switch jenis ini, kita dapat merasakan sensasi suara yang cukup halus dan konsisten saat kita menekan keycaps, sehingga menimbulkan sensasi nyaman ketika mengetik.
  2. Tactile
    Ketika kita menekan keycaps, tercipta sensasi ‘bump’/pantulan pada saat menekannya, sehingga memberikan sensasi yang baru ketika mengetik.
  3. Clicky
    Sama seperti tactile, namun mempunyai kelebihan suara’click’ ketika kita menekan keycaps, sehingga selain tangan kita merasakan sensasi mengetik, telinga pun dimanjakan oleh suara ‘tik-tik-tik’ seperti mesin tik. Namun, tidak semua orang suka dengan suara yang dihasilkan oleh keyboard, maka terkadang clicky switch sangat tidak disarankan untuk digunakan di lingkungan yang membutuhkan ketenangan, seperti kantor dan mengetik pada malam hari.

Ok, sekarang kita bicara masalah switch.

Hal yang membuat mechanical keyboard berbeda itu dengan keyboard biasa, yaitu mechanical keyboard mempunyai switch. Ini fitur yang paling utama dari mechanical keyboard. Ada macam-macam switch di pasaran. Namun, sekarang saya akan menjelaskan switch dengan brand bernama Cherry MX Switches.

Kenapa Cherry MX Switches? Ya, karena Cherry MX adalah salah satu switch terbaik di dunia. ‘Gak klop’ rasanya, kalo kita gak membahas mechanical keyboard tanpa Cherry MX.

Cherry MX adalah switch yang dapat diaplikasikan pada mechanical keyboard. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 7 November 1983, dan hingga saat ini terdapat bermacam-macam switch yang sudah dibuat oleh Cherry MX. Tentu saja ‘feelnya masing-masing orang berbeda, dan tiap switch mempunya warna khas masing masing untuk membedakannya.

Cherry MX Red

Cherry MX Red

Cherry MX Red atau biasa disebut gaming switch, merupakan salah satu switch buatan Cherry yang difokuskan untuk para gamer, spesifikasinya seperti berikut:

Jenis: Linear
Actuation Force: 45g (Ringan)
Daya Hidup: 50 million keystrokes per key

Kelebihan MX Red yaitu ringan, smooth dan responsif, cocok untuk kamu yang senang main game-game yang membutuhkan akselerasi, respon. dan bermanuver untuk melakukan combo saat bermain. Red MX sangat-sangat direkomendasikan, dikarenakan smooth dan sangat-sangat responsif, apalagi jika kamu sering bermain game game yang membutuhkan combo type disarankan menggunakan red switch dikarenakan red (linear) tidak mempunyai hambatan seperti tactile ataupun clicky sehingga memudahkan kita melakukan combo pressing secara akurat dan cepat, dan salah satu kelebihan linear yaitu latency yang dikeluarkan sangat sangat kecil sehingga apabila kamu bermain game yang membutuhkan respon layak seorang atlit ini bisa jadi merupakan salah satu senjata kamu, kalo mau lihat hitungan matematisnya seperti ini:

Maka, ‘215ms + 20ms + 80ms = 315ms’ itu adalah delay kamu ketika bermain menggunakan keyboard Red MX. Memang bukan hal yang bisa dirasakan oleh setiap orang, tapi mungkin bagi atlet atau orang yang sensitif ini bisa sangat terasa.

Cherry MX Brown

Cherry MX Brown
Cherry MX Brown

Cherry Mx Brown biasa digunakan oleh ‘typist mania’, dimana biasanya cocok dan banyak disukai oleh pekerja kantor yang tiap harinya menggunakan keyboard. Namun, untuk gaming pun tetap lebih baik dibandingkan keyboard-keyboard standar.

Jenis: Tactile
Actuation Force: 45g (Ringan)
Daya Hidup: 50 million keystrokes per key

Kelebihan Cherry MX Brown yaitu, pertama ringan sehingga membuat tangan tidak mudah pegal, bagi kamu yang tidak suka mengetik dengan keyboard dengan keypress yang berat, ini cocok buat kamu. dan salah satu kelebihan tactile switch yaitu jika kamu seorang ‘touch typist’ (mengetik tanpa melihat keyboard) Cherry MX Brown sangat-sangat cocok untuk kamu, dikarenakan keunikan tactile, yaitu terdapat ‘bump’ tiap kali menekan keycaps sehingga kamu tidak akan mistype ketika mengetik. Namun, jika digunakan untuk bermain game, tentu saja ‘bump‘ ini menjadi penambah ‘feel‘ sekaligus penambah latency, sehingga latency yang dikeluarkan oleh Cherry MX Brown lebih besar dibandingkan Cherry MX Red.

Cherry MX Blue

Cherry MX Blue
Cherry MX Blue

Cherry MX Blue sangat sangat cocok digunakan untuk yang hobi mengetik dan gaming tentu saja, Cherry MX Blue merupakan switch yang paling banyak disukai diantara switch lainnya.

Jenis: Clicky
Actuation Force: 60g (Medium)
Daya Hidup: 50 million keystrokes per key

Salah satu kelebihan Cherry MX Blue tentu saja sensasi ‘clicky’-nya. Yap, ini dia yang membuat Cherry MX Blue menjadi switch paling banyak disukai. Apabila kamu adalah tipe orang yang mudah bosan saat mengetik, kamu bisa mencoba Cherry MX Blue dikarenakan selain mempunya ‘bump’ feeling (sensasi pantulan) di setiap ketikan. Kamu juga tidak akan merasa bosan, karena ada suara ‘click!’ khas Cherry MX Blue. Namun ingat, tidak semua orang suka dengan suara ‘clicky!’ ini. Jadi, jika kamu kerja di kantor dan menggunakan keyboard Cherry MX Blue, siap-siap saja! Mungkin teman kantormu akan sedikit merasa terganggu oleh suara ‘klik-klik-klik’ dari keyboard-mu, dan apabila pada malam hari kamu mengetik, dan anak/istri/keluarga kamu tidur, ada kemungkinan mereka dapat terbangun gara-gara suara ketikan kamu. Tapi, tetap suara ‘clicky’ dari Cherry MX Blue merupakan salah satu hal yang paling disukai dari mechanical keyboard.

Cherry MX Black

Cherry MX Black
Cherry MX Black

Cherry MX Black bisa disebut sebagai “kakak” dari Cherry MX Red, dikarenakan mempunyai spesifikasi yang hampir sama, namun perbedaannya terletak pada fitur Cherry MX Black yang mempunyai actuation force yang lebih berat dari “adik”-nya.

Jenis: Linear
Actuation Force: 60g (Medium)
Daya Hidup: 50 million keystrokes per key

Sama seperti Cherry MX Red, namun Cherry MX Black mempunyai hal yang benar-benar harus diperhatikan, yaitu beratnya. Ketika kamu sudah terbiasa menggunakan Cherry MX Red ada kemungkinan besar ketika kamu mencoba mengetik di Cherry MX Black setelah 15-30 menit, mungkin kamu dapat merasakan perbedaan berat dari dari kedua jenis switch tersebut. Contohnya, saya biasa menggunakan Cherry MX Red selama 1 bulan, ketika saya mencoba Cherry MX Black hanya dalam waktu 30 menit saja, jari-jari saya sudah mulai terasa pegal. Yap, sebaliknya jika kamu sudah terbiasa menggukanan Cherry MX Black dan beralih ke Cherry MX Red, kamu bisa merasakan betapa ringannya Cherry MX Red, ‘eits tapi jangan salah dulu, tidak selamanya ringan itu baik untuk kamu! Ada beberapa kasus orang yang sudah terbiasa menggunankan switch yang berat ketika menggukanan switch yang terlalu ringan biasanya suka salah pencet ketika mengetik, karena terlalu ringan sehingga keycaps lain tersenggol dan tertekan secara tidak sengaja dikarenakan terlalu ringan. Oleh karena itu, Cherry membuat 2 buah switch dengan berat yang berbeda, jadi apabila kamu ingin mempunyai ‘otot’ di jari, ada baiknya kamu mencoba Cherry MX Black.

Cherry MX Clear

Cherry MX Clear
Cherry MX Clear

Bisa disebut juga “kakak tiri”-nya Cherry MX Brown, tergolong sebagai jenis tactile seperti Cherry MX Brown, namun Cherry MX Clear mempunyai stem yang sedikit berbeda dari Cherry MX Brown, dimana Cherry MX Clear merupakan next level-nya Cherry MX Brown.

Jenis: Tactile
Actuation Force: 65g (Heavy)
Daya Hidup: 50 million keystrokes per key

Seperti sudah saya sebutkan, ini semacam next level-nya Cherry MX Brown, namun tentu saja ada kelebihannya, yaitu kita bisa merasakan sensasi tactile-nya yang lebih terasa. Cherry MX Clear mempunyai tactile bump yang lebih terasa, sehingga menjadi salah satu switch paling favorit setelah Cherry MX Blue. Namun, Cherry MX Clear lebih berat jika di bandingkan dengan Cherry MX Brown, bisa dilihat dari actuation force-nya yang mencapai 65g. Cherry MX Clear merupakan switch tactile yang paling populer, namun dikarenakan beratnya yang dapat membuat hampir kebanyakan orang pegal, membuat para Enthusiast’s mechanical keyboard untuk memutar otak, demi menciptakan/modding Cherry MX Clear idaman mereka, yaitu dengan mengganti spring (per) bawaan Cherry MX Clear yang berat itu dengan yang lebih ringan (62g) dan menamainya Ergo Cherry MX Clear.

Cherry MX Green

Cherry MX Green
Cherry MX Green

Yap, kali ini kita kedatangan “kakak” dari Cherry MX Blue, hampir sama seperti Cherry MX Blue, namun dengani beberapa kelebihan dan tentu saja kekurangannya.

Jenis: Clicky
Actuation Force: 80g (Very Heavy)
Daya Hidup: 50 million keystrokes per key

Salah satu switch favorit, karena suara ‘click’-nya yang ‘ganas dan ‘krispi’. Yap, Cherry MX Green mempunyai suara ‘click’ yang renyah dibandingkan Cherry MX Blue. Jika teman kantor anda mengomel karena Cherry MX Blue terkesan berisik, siap-siap saja jika giliran Bos anda yang ngomel gara-gara suara Cherry MX Green lebih ‘gahar’, namun dibalik suara ‘click’-nya yang ‘renyah’ dan ‘gahar’, terdapat satu hal yang benar-benar harus di perhatikan dari Cherry MX Green ini yaitu beratnya! Yap, 80g actuation force, jadi Cherry MX Green Ini benar-benar berat, saya sendiri mencoba mengetik selama 15 menit menggunakan Cherry MX Green, sudah mulai terasa pegalnya. Namun, memang suara ‘click’ dari Cherry MX Green benar-benar menggoda.

Sebenarnya masih banyak sekali switch keluaran Cherry yang berada di pasaran. Namun, di pasaran Indonesia, untuk switch Cherry MX, 6 Jenis switch diatas merupakan switch yang paling banyak dipasaran, masih ada banyak sekali switch jenis Cherry dan Cherry clone yang belum saya jelaskan. Nanti saya akan jelaskan pada artikel selanjutnya, karena semua switch tersebut masih tergolong sangat langka dan jarang sekali ada di pasaran, sehingga saya sendiri belum mencoba seluruhnya.

Jika kamu bertanya “Kok ga ada kekurangan dari bermacam-macam switch tersebut? Apa semuanya cuman kelebihan aja?”, jawabannya adalah dikarenakan switch ini benar-benar relatif, semua orang mempunyai kesukaannya masing-masing, tidak semua orang suka clicky dan tidak semua orang benci linear. Semua tergantung dari kebutuhan masing masing, tidak semua orang suka ringan, tidak semua orang benci berat, semua balik lagi kepada para pengguna, tergantung kebutuhan masing masing orang.