Persona 5 akhir-akhir ini menjadi salah satu video game yang cukup banyak mendapat respon positif, terutama bagi para penggemar J-RPG. Tapi bagaimana nasib dari calon pemain yang belum familiar dengan game ini? Artikel ini mencoba untuk merangkum pengetahuan umum bagi para gamer yang ingin mencoba mengenal game ini sebelum membeli.

Asal-usul Persona

Awalnya, game ini lahir pada tahun 1992 dengan judul Shin Megami Tensei. Game bergenre J-RPG ini selalu membawa latar yang bercerita tentang dunia pasca-apokaliptik (dunia yang sudah atau hampir menjelang kiamat).  Seperti narasi-narasi yang tertulis dalam kitab suci, narasi utama di dalamnya adalah peperangan antara pendukung Tuhan dan Iblis (dalam semesta game ini, YHVH dan Lucifer adalah representasi dari Tuhan dan Iblis).

Shin Megami Tensei, beginning of persona 5
Shin Megami Tensei, sumber gambar: cdn.megamifuse.com

Dalam Shin Megami Tensei, pada umumnya pemain akan memilih untuk berperang dan mendukung salah satu dari dua kubu tersebut. Dan pada perkembangan selanjutnya, contohnya dalam Shin Megami Devil Survivor pilihan pun bertambah, yaitu dengan tidak mendukung kedua kubu tersebut, dan menjadi penengah sebagai pendukung kemanusiaan daripada mendukung kedua entitas tersebut.

Cara bertarung dalam Shin Megami Tensei adalah memanfaatkan kekuatan para demon (yang dimaksud demon dalam permainan ini adalah entitas transenden yang ada dalam legenda, mitos, atau wahyu kitab suci).

Perkembangan Shin Megami Tensei

Shin Megami Tensei Timeline
Timeline dari Shin Megami Tensei, sumber gambar: Reddit

Game ini berkembang menjadi berbagai macam sub-judul seiring dengan perkembangan zaman. Sequel-seperti Shin Megami Tensei seperti Shin Megami Tensei I, II, III, IV terus lahir, ditambah dengan Shin Megami Tensei Devil Summoner, Devil Survivor, Nocturne, Strange Journey, Megaten dan juga Persona salah satunya.

Apa Perbedaan Persona 5 dari Seri Shin Megami Tensei Lainnya?

Dari segi teknis permainan, Persona 5 tetap tak melupakan ciri khas permainannya, yaitu sistem pertarungan strategi berbentuk role-playing game. Pemain dituntut untuk bisa mendapatkan, menggabungkan, dan melengkapi kompedium demon yang bertujuan untuk menyelesaikan dan memilih epilog dalam permainan.

Layaknya RPG atau tepatnya J-RPG kebanyakan, butuh waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan permainan ini dikarenakan cerita yang cukup kompleks didalamnya. Perbedaan yang cukup signifikan dan inovatif dalam persona adalah, kita sebagai pemain berperan sebagai anak sekolahan yang dengan mau atau tidak mau harus mengurus rentetan tetek bengek rutinitas sekolah.

Persona 5
Scene dalam kelas, sumber foto: usgamer

Selain bersekolah, pemain juga dituntut untuk melakukan rutinitas lain layaknya anak muda; makan junkfood, karaokean, dan juga menjalin tali silaturahmi dengan berbagai tipe manusia. Kalau sang pemain dapat mempererat tali pertemanan, pemain akan mendapatkan bermacam fitur kekuatan baru yang mempengaruhi kekuatan persona (konsepsi demon yang sudah ditaklukan dan bersarang dalam diri kita) diri sang pemain.

Suasana Pertarungan dalam persona 5, sumber gambar: gamespot

Intinya, pemain akan mendapatkan paket pengalaman kehidupan anak sekolah Jepang yang dituntut untuk bersosialisasi, peka terhadap lingkungannya, sembari berusaha menyelamatkan dunia. Apakah kalian merasa tertantang untuk mencoba semua pengalaman yang ditawarkan oleh Persona 5? Ingat ya, game ini cukup sulit bagi yang belum berpengalaman, namun jangan berkecil hati, kamu hanya tinggal menurunkan tingkat kesulitan (difficulty) dalam game ini ke tingkat casual dan terus berlatih. Bagi yang memang sudah menyukai kultur pop Jepang seperti anime dan manga, kalian berpotensi untuk jatuh hati pada game ini.