Memories Off merupakan gim berkonsep novel visual bergenre cinta-cintaan yang memfokuskan para pemain untuk membaca narasi cerita serta memilih jawaban berbentuk teks yang akan menentukan akhir dari cerita dalam gim tersebut.

Meskipun gim bergenre novel visual kurang populer di Indonesia, gim-gim dengan model seperti ini cukup memiliki penggemar yang militan, terutama di daratan Eropa, Amerika Utara, Cina dan Asia Timur seperti Korea Selatan, maupun Jepang.

Buruknya minat baca masyarakat Indonesia, serta stigma untuk menyamaratakan semua novel visual dengan gim mesum (hentai) mungkin adalah salah satu faktor penyebab mengapa gim seperti ini kurang populer. Parahnya lagi, gim berjenis ini sangat jarang dialihbahasakan menjadi bahasa Inggris.

Gim bernuansa romansa seperti Memories Off memang banyak, tapi Memories Off adalah salah satu gim bergenre novel visual yang memiliki seri yang cukup banyak (8 seri jika Memories Off: Innocent File rilis di tahun 2018). Beberapa novel visual yang memiliki cukup banyak seri adalah Starry Sky series, Grisaia, dan Majikoi.

Bagi yang tertarik dengan kemunculan Memories Off: Innocent File di tahun depan, mungkin ada baiknya kita mengenal kembali leluhur dari serial ini, tak lain dan tak bukan adalah Memories Off 1st Story. Mari kita bahas secara ringkas mengenai gim ini!

Mengapa Dinamakan Memories Off?

Memories Off
(zerochan.net)

Cerita dan makna harfiah dari judul gim ini memiliki korelasi yang kental. Memories Off dapat diartikan sebagai “Mematikan Ingatan”, ingatan tentang siapa? Tentu saja gejolak cinta yang pernah terasa di sanubari sang tokoh utama.

Bercerita tentang penggalan kehidupan seorang remaja bernama Tomoya Mikami yang berhasil “jadian” dengan gadis yang sangat ia damba-dambakan bernama Ayaka Hizuki. Sayang, kehidupan yang Tomoya anggap sudah sempurna itu harus terbentur dengan takdir kehidupan Ayaka yang harus berakhir lebih cepat karena sebuah kecelakaan lalu lintas.

Memories Off

Setelah intervensi Tuhan akan nasib mereka, gim dimulai dengan kegalauan Tomoya yang terus memunguti serpihan kenangan mereka saat berangkat ke sekolah dengan menggunakan kereta api. Adegan mengenang Ayaka di kereta pun disambut oleh kehadiran Yue Imasaka, salah satu sahabat Tomoya dan juga Ayaka sedari kecil.

Memories Off
Adegan ketika Yue Imasaka menyucurkan air mata (vndb.org)

Setelah cerita berkembang, Tomoya akhirnya pun seakan mendapatkan sebuah resolusi kehidupan cintanya. Dia berusaha keras untuk menemukan kembali arti dari mencintai dan dicintai yang selama ini hanya ia simpan untuk Ayaka.

Setelah kita simak mengenai penggalan sinopsis di atas, terungkaplah apa arti harfiah dari judul novel visual ini. “Mematikan Ingatan”, ingatan tentang Ayaka di lubuk hati Tomoya yang terdalam, menutup lembar cintanya dengan Ayaka yang seakan eksistensinya terkunci oleh maut.

Tugas Pemain dari Memories Off

Seperti novel visual pada umumnya, pemain dari Memories Off bertugas untuk memerankan Tomoya sang protagonis untuk mencari kemungkinan, memupuk harapan, menumbuhkan impian, dan merawat cinta yang harus pemain pilih.

Memories Off
(vndb.org)

Instrumen cerita akan berkembang tergantung pilihan dari sang pemain untuk memilih 1 dari 5 calon gadis yang akan menjadi pendamping Tomoya di masa depan, sebagai pengobat hati dari kematian Ayaka.

Memories Off
Memilih jawaban yang akan menentukan akhir cerita (vndb.org)

Tak ada konten seksual dari serial ini, paling banter adegan intimasi seperti pelukan dan ciuman ala remaja yang masih bisa ditolerir oleh beberapa kebudayaan Timur. Bagi para penggagum cerita cinta yang kurang setuju atas eksploitasi seksual yang kerap dijadikan standar estetika, novel visual ini akan cocok bagi anda, terutama kaum adam yang suka roman.

Dibalik Jatuh Bangun Para Pengembang Memories Off

Memories Off pertama kali rilis di bawah naungan pengembang bernama KID pada tanggal 30 September 1999 pada platform PlayStation. KID adalah pengembang yang pernah sukses merilis trilogi novel visual bergenre misteri bernama Infinity series (Never 7, Remember 11, dan Ever 17).

KID mengalami kebangkrutan pada tahun 2006, hal itu membuat serial Memories Off #5 terpaksa dibatalkan. Akhirnya, Cyberfront yang juga merupakan pengembang gim novel visual mengambil alih hak rilis Memories Off.

Sayangnya, ketidakstabilan ekonomi Jepang kembali membuat sang pengembang bernama Cyberfront ini harus tutup usia sebagai sebuah perusahaan pada 24 Januari 2014. Kemudian hadirlah 5pb. Games, perusahaan ini kemudian mendapatkan hak eksklusif untuk mengembangkan gim-gim yang dikembangkan Cyberfront terhitung sejak 30 November 2007.

Memories Off
Sampul dari Memories Off 6: Next Relation (gamefaqs.com)

5pb. Games berhak atas pengembangan Memories Off di masa depan, hal itu dibuktikan dengan munculnya seri ke-6 dari Memories Off berjudul Memories Off 6: Next Relation dan T-wave.

Memories Off
Memories Off: Yubikiri no Kioku (wikipedia)

Setelah itu, 5pb. Games pun berhasil merilis pengembangan dari seri ke-7 novel visual ini dengan judul Memories Off: Yubikiri no Kioku. Gaya penggambaran karakter mulai berevolusi dari seri-seri sebelumnya sangat terasa dalam seri ini.

Memories Off
Robotics;Notes (gamefaqs.com)

Gaya gambarnya hampir sangat mirip dengan salah satu novel visual lain yang dikembangkan oleh 5pb. Games berjudul Robotics;Notes.

Apabila semua sesuai rencana, 5pb. Games akan kembali meluncurkan seri ke-8 dari novel visual ini bernama Innocent File pada musim semi 2018. Novel visual ini rencananya akan dirilis ke dalam platform PlayStation 4, PlayStation Vita, dan PC.

Sayangnya, serial Memories Off hanya tersedia dalam bahasa Jepang dan Mandarin. Bagi para penggemar yang menyukai gim dengan genre seperti ini nampaknya memang harus lebih mengalah dengan cara meningkatkan kemampuan bahasa Jepang atau Mandarin mereka.

Gimana nih? Tentunya semakin bertambahkan pengetahuan kalian mengenai serial novel visual yang satu ini.

Jangan takut dibilang wibu/weaboo, otaku, atau apapun itu ketika kalian bermain tipe permainan seperti ini. Memainkan gim seperti ini tak ubahnya kalian menonton anime, membaca manga, atau light novel dengan nilai tambahan; yaitu peran aktif kalian sebagai penentu akhir dari cerita.

Nilai plusnya bagi kaum adam dari gim berjenis ini, mungkin kalian bakalan bisa lebih peka terhadap bermacam sifat-sifat perempuan? Tapi, ya jangan jatuh cinta beneran juga ya sama tokoh-tokoh artifisial di dalam cerita! Masa kalian mau nikah sama dakimakura?