Bagi yang doyan memantau perkembangan eSports, khususnya di Indonesia, pastinya sudah kenal dengan gadis multitalenta yang satu ini. Ya, dia adalah Donna Visca, gamer selebriti yang menspesialisasikan dirinya sebagai pemain permainan video berjenis MOBA (multiplayer online battle arena) yaitu Dota 2.

Gadis yang memiliki akun instagram bernama @donnavisca sering muncul di acara-acara bertajuk eSports, seperti menjadi bintang tamu, bahkan juga reporter dari mineskitv.id yang bertugas mewawancari para bintang-bintang Dota 2 mancanegara semacam Johan “n0tail” Sundstein, Darly “iceiceice” Koh, Saahil “Universe” Arora, dan Artour “Arteezy” Babaev.

Disela-sela kesibukannya sebagai brand ambassador, cosplayer, dan gamer, tim redaksi Virtual Verbal berhasil untuk sedikit melakukan wawancara pada salah satu turnamen bernama ROG Masters 2017 – Bandung Qualifier 17-18 Juni 2017 yang bertempat di Taman Kopo Indah 2 Blok 2A No.32, Margasih, Bandung, markas dari Syndicate Gaming Community yang didukung oleh DIGIGAMES.

Donna menjelaskan, bahwa acara ROG Master Bandung Qualifier merupakan salah satu dari rentetan  acara dari ROG Masters 2017 untuk memberikan kesempatan pada tim-tim eSports diseluruh pelosok Indonesia untuk bertanding secara kompetitif memperebutkan satu buah tiket untuk mewakili Indonesia di ajang ROG Master 2017 skala Internasional.

Donna Visca

Menurut konfirmasi Donna Visca, ASUS selaku penyelenggara menyediakan total hadiah sebesar 400 juta rupiah bagi acara ROG Master Qualifier ini.

Donna Visca menambahkan, bahwa tujuan acara ini adalah memberikan kesempatan pada tim-tim Indonesia untuk ‘unjuk gigi’ dalam skala internasional. Acara ROG Masters ini diorganisir oleh MET (Mineski Event Teams), MET adalah salah satu agen profesional yang telah terpercaya untuk mengorganisir segudang acara eSports yang ada di Indonesia.

Selain menjelaskan panjang lebar mengenai acara ROG Masters 2017, Donna Visca sedikit beropini, terutama buat para pecinta eSports di Indonesia:

“Pastinya buat para..apa yah? Pencinta esports di Indonesia itu tetep semangat, karena, banyak banget pihak-pihak yang sebetulnya lagi mendukung kita nih, mau dari player, dari caster, dari siapapun, termasuk organizer juga sebeneranya, udah banyak pihak-pihak yang bener-bener nge-support kitalah gitu, ngasih… ngasih kita… istilahnya apa tuh? ‘Ladang’ hehehe (tertawa tersipu-sipu) ladang misalnya apa yah? ‘Ladang’ apa sih bahasa lainnya? (tertawa lagi) Ya, gitulah… untuk bertanding gitu kan, ngasih turnamen yang makin tahun, makin kesini, itu makin gede gitu skalanya, makin besar, prizepool-nya makin besar, dan turnamennya makin banyak.”