Sekarang OG menjadi tim pertama yang memenangkan TI secara berturut turut. TI adalah turnamen Dota 2 yang hanya diadakan 1 tahun sekali, dengan dimulai keluarnya Battle pass, Karena pendapatan hadiah terbesar TI dari Battle pass tersebut. Dari battle pass tersebut kita bisa mendapat banyak exclusive item yang kemungkinan tidak bisa dibeli di steam market.

OG membawa pulang prize poll dengan total $15.6 million USD, Dari Prize poll total sebanyak $34.2 Million USD. Sementara Team Liquid membawa hadiah sebesar $4.2 million USD.

OG

Dota 2 TI, Sudah memasuki tahun ke 9, Yang dimana dota 2 menjadi game ESPORT terbanyak ditonton didunia melalui situs situs streaming resmi. Menurut Developer mereka Valve, Dota 2 menjadi game dengan penonton terbanyak secara live dan juga Dota 2 mendapat penghargaan sebagai game dengan hadiah terbesar dalam 7 tahun ini.

Pada awal TI jumlah total hadiahnya mencapai $1.6 Million USD dan terus meningkat pertahunnya semenjak mereka memulai TI pada tahun 2011. Karena Hasil dari seluruh Hadiah dota 2 berasal dari para base player mereka sendiri/Comunity.

OG

Game pertama

Pada draft-nya, OG memilih menanti untuk main di Late Game dengan pick hero Spectre. Mereka pun mengambil pugna untuk memberikan tekanan kepada mid Team Liquid hero Templar Assasins pada Early Game. Team Liquid mencoba mengakhiri pertandingan lebih awal dan mereka pun memilih hero terakhir yaitu Meepo. Pada game ini Miracle- berpindah posisi dengan W33, dengan mengarah Spectre sebagai tujuan utamanya dengan Counter hero Meepo.

Team Liquid mendapat first blood dan membuat Farming mereka diawal cukup jauh memimpin diatas Player OG. semetara Topson sangat aktif dalam roaming dan dia mendapat 3 kill 1 assist sebelum terbunuh oleh Team Liquid. Team Liquid mempercepat tempo dan pada menit 15 Templar Assasins mendapat Desolator serta Chen mampu mengontrol Creep. Mereka tidak pernah lepas bergerak Untuk Gank dan Push tower musuh. OG terlihat kesulitan sampai mereka bertahan dalam Base pada menit 37 dengan Team Liquid terbunuh semuanya.

Lalu OG berinisiatif mengambil Aegis Roshan, dan mereka berhasil mendapatkannya. Akan tetapi Spectre terlalu berat untuk dibunuh, Namun team liquid berhasil mengalahkan mereka satu per satu. Dengan 3 Hero pada OG mati Team Liquid mencoba Push mid untuk memaksakan Buyback, namun ANA ragu-ragu ketika ingin Buyback dan pada akhirnya Team Liquid mem Push Tower Ancient milik OG menjadikan Match pertama milik Team Liquid.

Game Kedua

pada draft game kedua Team Liquid memilih Enigma, sementara OG berhasil memilih Omniknight dan Hero Signature Topson yaitu Monkey king menurut Caster Loannis “Fogged” Loucas. Game Kedua ini menjadi KillFest, dengan OG melepas lebih awal lane mereka untuk membunuh Hero dari Team Liquid, Namun Team Liquid berhasil Wipe Out OG, tapi itu tidak menurunkan agresi dari OG. Mereka membunuh beberapa Hero musuh sebagai bentuk dari pembalasan, dan mereka terjun ke tower ketiga sebelum menghancurkan tower pertama.

Secara bertahap OG beralih dari Hunting Hero Team liquid menjadi mengambil objective dengan menghancurkan tower, yang akan membuat para Pemain Team Liquid teralihkan dari Farming mereka. OG menjaga tekanan terhadap Team liquid dengan sangat cepat dan agresif, Team Liquid terdiam ditempat dan tidak ada tempat yang ama untuk mereka Farming, Ketika Hero Team Liquid sedang Farming mereka dihukum oleh OG dan dengan ini OG mengambil Game kedua.

Game Ketiga

Team Liquid mengubah draft mereka dengan mengabil Juggernaut untuk awal game agar bisa menyerang balik, serta mereka mengambil Ogre Magi untuk memberikan Support Early Game yang baik. OG kembali pada Hero Enchantress, Faceless Void, dan Tiny juga Pugna untuk Topson pada posisi mid. Topson Pugna dengan Grimstroke combo membuat sangat kuat, menyebabkan 11 kill dalam 14 menit. OG tidak memberikan waktu untuk bernafas kepada Team Liquid, Jangankan Farming.

Ketika game menginjak 17 menit W33 dengan Templar Assasins berhasil Farming namun di Dire(OG) jungle. W33 tidak mendapat momentum yang bagus untuk memberika serangan balik kepada OG. Akhirnya OG mengambil Game ketiga, dengan menempatkan mereka di posisi berturut-turut juara TI. Mereka memenangkan Game ketiga dengan selisih 1k Gold Per Minute.

Game Keempat

Pada game keempat OG memilih Hero yaitu IO[ANA}, Gyrocopter[Topson], Timbersaw[Ceb], Tiny[JerAx], dan Abaddon[N0tail] sedangkan di Team Liquid Hero yang dipilih adalah Bristleback[Miracle-], Windranger[W33], Omniknight[MinD_ContRol], Earth Spirit[Gh] dan Chen [KuroKy]. Team Liquid menggunakan strategi yang baru untuk Game keempat ini, yang dimana OG berhasil memenangkan setiap pertandingan dengan IO semenjak Group Stage.

Team Liquid mengalahkan Secret pada lower bracket, dimana Secret mencoba IO carry dengan tujuan utama mematikan pergerakan Meepo W33. OG mem Ban Meepo pada game keempat ini, menyebabkan Liquid tidak bisa memilih hero tersebut. Sebagai gantinya mereka memilih hero yang kuat untuk digabungkan dengan Chen dan Omniknight yaitu Bristleback. pada pembukaan game Liquid memberikan tekanan yang cukup kuat dan agresif kepada OG.

OG menunda untuk membalas mereka dan mereka akan menerkam pada saat yang tepat dimana IO mendapat Aghanim Scepter. Pada Team Fight di mid OG mendapat beberapa kill dan memaksa Liquid untuk mundur, Dan akhirnya OG mencoba mem Push mid Liquid, namun mereka tidak cukup untuk menghentikan OG. Tiba-Tiba saja meningkatkan agresifitasnya yang mungkin disia-siakan oleh Team lain. Tapi tidak dengan OG, Mereka langsung menuju Tower utama dan mereka memenangkan game keempat serta memenangkan kejuaraan.

Pada akhirnya pertandingan diakhiri dimenit 24:45 OG menjadi Juara TI secara berturut-turut dan Topson keluar sebagai MVP. Topson adalah Professional Player Dota 2 yang baru saja memulai debut pada TI8, dia membuat heboh TI8 dikarenakan kepandaiannya dalam mengunakan banyak hero dan juga penguasaan tiap hero tersebut.

Dia dapat mengunakan hero yang jarang dipick oleh tim lawan semisal Pugna maupun Zeus. Dan dia juga mampu beradaptasi dengan strategi diluar rencana seperti mengunakan Difusal Blade untuk Gyrocopter dimana jarang ada orang mengunakan item tersebut, Menggunakan Difusal Blade membuat Hero Bristleback dan Omniknight Team Liquid kewalahan.

OG

Pada tahun 2018 OG berhasil tim pertama yang menjuarai TI8 dari Open Kuaifikasi. Namun berbeda pada 2019, Mereka mendominasi semenjak awal, dan mereka bertengger diposisi pertama dalam Grup Stage. Mereka pun berhasil mempertahankan kemenangan mereka pada TI9 dengan rasio 100% pada Upper Bracket di Main Events.

TI 9 Bracket

Pada Sebuah wawancara setelah mereka mengangkat Aegis Kapten Team OG N0tail mengatakan “It’s too hard to believe and it’s too good to be true but it feels good all the same. Thank you everyone for making this possible and I’m an animal apparently!” dengan emosional.

TI 2020 Venue

TI9 diselengarakan di China tepatnya di stadium mercedes-bens arena untuk pertaman kalinya dishanghai. Di tahun depan TI10 akan diadakan di Stockholm yang akan dimulai pada agustus 2020. Selamat kepada OG telah menjuarai TI secara berturut-turut.