Apa itu gamer militan, gamer militan atau gamer yang hardcore dalam bermain sebuah game dan sudah mengetahui seluk beluk dari sebuah game, tentu saja dari seluruh kelebihan ada pula kekurangannya.

Salah satunya seperti mudah sekali bosan, dengan tingkat pengetahuan yang tinggi dan bermain secara hardcore tentu mudah sekali bagi para gamer militan untuk menyelesaikan sebuah game dan ini menjadi sebuah masalah bagi para developer game dimana jika game sudah masuk taraf membosankan tentu para pemain mulai meninggalkan game tersebut satu persatu. Lalu mengapa masih saja para gamer militan ini selalu ingin dipertahankan oleh para developer games? Dikarenakan tingkat pengetahuan yang tinggi dan hardcore-nya inilah yang membuat developer games selalu berusaha bagaimana supaya dapat mempertahankan gamer militan.

Mulai dari jam terbang yang tinggi hingga membeli item-item dengan menggunakan uang asli biasanya para gamer yang satu ini selalu berusaha semaksimal mungkin dalam memainkan game sehingga memberikan keuntungan tersendiri untuk para developer. Tentu saja dengan segala hal yang sudah dikeluarkan oleh gamer militan ini mereka pun berharap untuk mendapatkan hal yang setimpal dengan apa yang telah mereka keluarkan, sehingga menjadi sebuah tantangan sendiri bagi para developer untuk memuaskan para gamer militan.

Lalu seberapa perlukah mempertahankan gamer militan? Pada dasarnya gamer tipe ini mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda dengan gamer lain pada umumnya, mereka selalu ingin yang terbaik dan tidak ingin kalah oleh gamer lainnya, jiwa kompetitif yang tinggi membuat mereka bermain secara berkala dan benar-benar larut dalam sebuah game yang menurut mereka worth fighting for. Apabila sebuah game tidak dapat memuaskan para gamer militan maka siap-siap saja gempuran kritik dan berkurangnya pemain menjadi hal yang harus siap developer game terima, karena efek dan pengaruh dari gamer militan sudah benar-benar diakui dan bahkan menjadi pedoman oleh gamer-gamer lainnya.

Contoh seperti game World of Warcraft pada era ekspansi Reign of Chaos dan Wrath of the Lich King, tingkat game yang disuguhkan oleh Blizzard pada patch tersebut benar-benar tergolong ekstrim dan hardcore, dari player vs enemy yang benar-benar sulit hingga mencapai klimaks dan tentu saja player vs player yang benar-benar sulit dan butuh konsistensi membuat game ini benar-benar menjadi primadona para gamer militan pada saat itu.

Gameplay sederhana namun benar-benar menantang, membuat game ini seperti narkobanya sebuah game, benar-benar addictive, ketika sebuah game dipenuhi dengan gamer hardcore tentu saja membuat para gamer lainnya penasaran dan mencoba game tersebut, dan tentu saja hasilnya pun positif dan membuat game ini menjadi game terbaik pada zamannya bahkan hingga sekarang. Namun dengan sulit dan menantangnya game tersebut tentu saja para gamer casual mendapatkan kesulitan untuk bermain dikarenakan waktu dan tingkat kompetitif pemain kasual tidak setinggi gamer militan, dikarenakan itu pula Blizzard pada saat itu berusaha untuk menurunkan tingkat kesulitan game pada patch-patch berikutnya.

Yang pada hasilnya ternyata mengecewakan para gamer, dimana para gamer militan yang terkenal ganas dan mempunyai pengetahuan yang tinggi dalam game, hanya dengan sekejap saja menyelesaikan game tersebut dan mulai bosan, yang akhirnya harus berhenti bermain game tersebut dikarenakan sudah tidak ada tantangan baru lagi, dan satu persatu gamer pun hilang dari game tersebut, dan membuat server yang asalnya penuh sekali menjadi sedikit kosong tidak seperti biasanya, namun tentu saja akhirnya Blizzard pun sadar.

Sadar bahwa ternyata dengan melihat statistik bahwa rata-rata pemain mereka selama ini kebanyakan termasuk pemain hardcore dan hanya sebagian kecil saja pemain casual yang aktif di server mereka tidak sebanyak gamer militan yang menghabiskan waktu berhari-hari, berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan memainkan World of Warcraft, sehingga pada patch mereka Warlord of Dreanor, Bliizzard kembali menaikan standarisasi mereka kembali dan hasilnya memuaskan kembali para hardcore gamer.

Kesimpulannya perlu sekali mempertahankan para gamer militan karena selain cintanya pada sebuah game tentu saja banyak sekali keuntungan yang didapatkan dari gamer militan untuk developer games, selain bisa mendapatkan sebuah gambaran bagaimana seharusnya game dibuat, gamers militan pun mempunyai pengetahuan yang tinggi di dunia game sehingga dapat memberikan masukan-masukan yang membangun untuk developer game.