Sebagai pencinta All You Can Eat, sudah pasti tidak akan asing lagi mendenger satu tempat legendaris bernama Hanamasa. Ya, Hanamasa merupakan salah satu pelopor makanan All You Can Eat yang pernah ada. Penulis sendiri terakhir ke Hanamasa sekitar 8 tahun yang lalu! Terlalu lama untuk ukuran orang pecinta All You Can Eat.

Setelah sekian lama, akhirnya penulis pun memutuskan untuk “kembali” ke tempat dimana penulis mengenal All You Can Eat ini. Mencoba untuk bernostalgia, mencoba untuk memberikan sebuah review, dan mencoba untuk membuat mulut dan perut dimanjakan tentunya.

Mungkin sudah terlalu banyak orang di website atau youtube mereka yang review tempat ini. Namun tidak ada salahnya untuk berbagi kembali pengalaman bersantap senang di tempat ini, toh tidak rugi untuk berbagi kan?

“Hiatus” hampir 8 tahun lamanya, kembali ke Hanamasa di jalan Dago merupakan sebuah nostalgia tersendiri. Tidak banyak yang berubah dari Hanamasa sejak pertama penulis datang kesini. Susunan kursi, prasmanan makanan, pemanggang, tetap seperti awal penulis datang dulu.

Jika tempat-tempat All You Can Eat baru selalu menyuguhkan menu, harga, dan pilihan daging atau kuah, di Hanamasa kita hanya di antar ke kursi yang tersedia lalu diberikan bumbu untuk daging serta nasi dan juga kuah (yang sayangnya hanya satu macam saja).

Dan di tempat-tempat All You Can Eat baru selalu di berikan kotak daging (yang bisa di refill tentunya) berdasarkan menu dan harga yang kita pilih sebelumnya, di Hanamasa kita tidak akan menemukan hal tersebut.

Namun dibandingkan tempat-tempat All You Can Eat baru, yang penulis suka dari Hanamasa saat ini varian makanannya makin bertambah dan sangat banyak! Bagi All You Can Eat Hunter seperti penulis, tentu ini sangat memuaskan!

Mulai dari sayur, daging-dagingan yang harus kita panggang sendiri, makanan beku yang kita panaskan dengan kuah, makanan jadi yang tinggal makan, mau dessert pun siap. Memang semua All You Can Eat menyediakan makanan yang sama, tapi di Hanamasa variannya sangat banyak. Apa saja?

Tidak afdol rasanya menyantap berbagai macam makanan seperti ini tidak dilumuri saos dan sambal. Namun, ada yang unik dalam penyajian sambal disini. Penulis menemukan sambal JELETOT! Kenapa disebut sambal jeletot karena biasanya disajikan di warung nasi ayam pinggir jalan dan rasanya yang pedas namun gurih. Sebaiknya jangan di coba kalau kalian tidak suka pedas.

All You Can Eat tidak melulu soal makanan, namun fasilitas dan pelayanan pun patut kalian perhatikan. Nah untuk kedua hal ini penulis ingin melakukan sedikit koreksi dan juga masukan untuk Hanamasa agar lebih baik kedepannya. Kalau makanan sih apalagi yang mau dibahas? Varian nya banyak gini juga.

Yang perlu diperhatikan pertama oleh pihak Hanamasa adalah tempat makannya itu sendiri. Untuk ukuran tempat makan All You Can Eat yang sudah lama beroperasi, ada baiknya melakukan peremajaan ke meja makannya, entah itu lebih besar atau dibikin menarik.

Yang kedua adalah masalah pemanggang. Pemanggang yang disediakan sangat kecil sekali dan terdapat lubang-lubang di sekelilingnya sehingga yang efektif bisa digunakan hanya setengah dari total ukuran pemanggang. Penempatan pemanggang pun terlalu ke dalam sehingga menyulitkan untuk mengolah makanan, ditambah api pemanggang terlihat jelas dari lubang-lubang sehingga uap panas lebih terasa dibandingkan pemanggang lurus yang tidak ada lubang di sekeliling.

Yang ketiga adalah masalah pelayanan. Hampir pelayan yang penulis lihat jauh dari senyuman. Seperti beban untuk sekedar mengumbar senyum. Terlihat jadinya seperti yang ogah-ogahan. Sok tahu nya penulis sih menilai mereka-mereka merupakan pekerja yang sudah lama kerja disana, dan mungkin jenuh. Tapi tetap, senyum itu penting, sepele namun berdampak besar bagi kepuasan konsumen.

Kesimpulannya, dengan harga Rp196.350 nett per orang Hanamasa merupakan tempat makan All You Can Eat (masih) terbaik sejauh ini. Varian makanan yang banyak merupakan nilai plus di mata penulis dibandingkan tempat-tempat yang pernah penulis datangi. Mungkin hanya sedikit yang diperbaiki oleh Hanamasa untuk tetap bertahan dalam persaingan All You Can Eat, selebihnya sih Hanamasa penulis rekomendasikan.

Mungkin Virtual Vriends punya opini lain? Coba dulu tentunya! Silahkan kunjungi Jln. Ir. H, Djuanda No.48, Bandung Utara, Bandung.

Untuk reservasi, kalian bisa mencoba menguhubungi: (022) 6046766

Atau bisa mengunjungi: http://www.hanamasaresto.com/