Spider-Man…..Spider-Man……..! Siapa yang tak mengenal superhero yang satu ini? dianugerahi kekuatan luar biasa diusia yang sangat muda setelah tak sengaja tergigit oleh laba-laba super membuat dirinya harus membagi waktu untuk menjadi seorang Spider-Man dan kehidupannya sebagai Peter Parker.

Kisah inilah yang membuatnya sangat menarik sehingga berkali-kali diadaptasikan kedalam bentuk film dan video game. Sayangnya untuk versi video game-nya ini sangat sulit rasanya menemukan formula terbaik yang memberikan pengalaman bermain sebagai Spider-Man yang sesungguhnya.

Untungnya Insomniac Games, developer yang terkenal lewat Spyro The Dragon trilogy, Rachet & Clank, Resistance, dan Sunset Overdrive telah berhasil mengemban tugas berat tersebut. Lewat Marvel’s Spider-Man, mereka berhasil mengembangkan sebuah game yang tidak hanya membuat para player-nya terasa seperti seorang Spider-Man yang sesungguhnya tetapi juga berhasil memadukannya dengan cerita menarik dan emosional serta berbagai konflik yang harus dialami Peter Parker sebagai orang dibalik topengnya.

Kualitas visual terbaik yang tidak hanya terlihat pada tampilan para karakter utamanya saja tetapi juga pada setiap sudut kota New York yang dibangun dengan sangat detail–membuat game ini terasa layak disejajarkan dengan game-game kelas atas. Aspek inilah yang menambah nilai pengalaman memainkan game ini dan membuatnya begitu berkesan di mata penulis.

Lalu apa sajakah kira-kira yang membuat Marvel’s Spider-Man terasa istimewa jika dibandingkan dengan game adaptasi superhero lainnya? Mengapa penulis menyebutnya sebagai game superhero terbaik saat ini? Semua pengalaman memainkan game ini akan penulis tuangkan pada review kali ini.

Spider-Man Juga Manusia

Marvel’s Spider-Man tidak hanya menceritakan tentang seorang superhero yang menangkap para penjahat super, tetapi juga kisah orang dibalik topengnya yaitu Peter Parker. Peter disini telah menjadi Spider-Man selama 8 tahun lamanya, ia telah berpengalaman menghadapi berbagai masalah dalam hidupnya.

Namun bukan berarti setiap masalah dapat ia selesaikan dengan mudah, seperti pepatah legendaris Uncle Ben “With great power comes great responsibility” itu juga berlaku pada Peter yang bisa dibilang telah menjadi superhero “veteran” disini.

Dalam kehidupannya, masalah demi masalah terus saja berdatangan, sebagai contoh kasus kecil saja ia harus rela putus dengan pacarnya Marie Jane karena tidak ingin membiarkan MJ terlibat dalam pekerjaannya sebagai Spider-Man.

Bahkan setelah lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan sebagai seorang scientist pun ia masih terlibat pada sebuah masalah besar yang membuatnya harus kehilangan seseorang. Masalah tersebut juga biasanya diawali oleh orang yang berada disekitarnya.

Masalah yang dialami oleh Peter biasanya datang dari orang disekitarnya

Setiap keputusan yang ia ambil terkadang menyebabkan masalah baru, sebagai contoh diawal permainan Spider-Man akan berhasil menundukan kepemimpinan Wilson Fisk alias Kingpin sebagai ketua organisasi kriminal yang paling ditakuti di kota New York.

Wilson Fisk A.K.A Kingpin!
Tertangkapnya Kingpin malah menimbulkan masalah baru

Namun setelah Kingpin tertangkap malah mendatangkan organisasi kriminal lebih banyak karena mereka seolah-olah ingin memperebutkan posisi Kingpin selaku penguasa. Maka Spider-Man juga lah yang harus membereskan masalah ini.

Organisasi kriminal bermunculan
Perampokan terjadi dimana-mana

Tidak bertahan lama masalah baru muncul kembali, setelah hilangnya kepemimpinan Kingpin malah membuat organisasi dengan kekuatan supranatural bernama The Inner Demons yang diketuai oleh Mr. Negative bisa leluasa meneror kota dan menjalankan agenda misteriusnya.

Hingga munculnya The Inner Demons
#Where is my puddles?

Aspek inilah yang memperlihatkan bahwa sebanyak dan sekuat apapun kekuatan yang dimiliki oleh Spider-Man, pada akhirnya tidak bisa mengubah realita bahwa ia juga seorang manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan dalam hidupnya.

Kamu harus memainkannya sendiri untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cerita dari Marvel’s Spider-Man ini yang dijamin akan membuatmu yakin bahwa game ini memang pantas disebut game superhero terbaik Saat Ini!

Kota New York dengan Keindahannya

Seperti yang penulis katakan diawal, bahwa kualitas visual yang dihadirkan oleh Insomniac dalam game Marvel’s Spider-Man ini juga terlihat pada setiap sudut kota New York yang dibuat dengan sangat detail menyerupai bentuk aslinya.

Kota ini terlihat begitu hidup dengan kendaraan berlalu lalang, para NPC yang melakukan kehidupan sehari-hari, bahkan jika pergi ke daerah taman kamu bisa menemukan tupai dan kawanan merpati yang hidup berdampingan dengan manusia. Detail seperti inilah yang membuat kota ini begitu indah.

Berayun mengelilingi kota New York
Tupai New York
Kawanan merpati ditaman

Sebagai Spider-Man kamu juga bisa berinteraksi dengan warga sekitar, dengan menekan tombol kotak Spidey akan berpose dihadapan penduduk kota New York yang tak jarang akan ada orang yang berusaha mengakrabkan diri dengan pahlawannya tersebut.

Yeah!
Hello Everyone!
Oh Yeeah..!!!

Yang menariknya lagi, ketika sedang asyik-asyiknya berayun diantara gedung, kita bisa mendengarkan siaran radio J. Jonah Jameson salah satu tokoh ikonik Spider-Man yang dalam game ini tak lagi menjabat sebagai Editor in Chief Daily Bugle melainkan telah beralih profesi jadi seorang penyiar radio yang selalu aktif menyuarakan aspirasinya kepada masyarakat.

“Just The Facts with J.Jonah Jameson”

Radio ia jadikan sebagai media penolakan adanya Spider-Man, karena menurutnya semua kejahatan super yang terjadi selama ini adalah akibat adanya Spider-Man itu sendiri. Kalau dipikir-pikir pendapat yang ia utarakan dengan lugas tersebut ada benarnya juga.

Tidak perlu terus menerus berayun, luasnya kota New York terkadang bisa membuat jenuh jika dijelajahi hanya dengan mengandalkan jaring laba-labanya Spidey, maka dari itu game ini juga menyediakan sistem fast travel dengan loading screen unik yang akan terbuka seiring berjalannya permainan.

Spidey?!

Kota ini juga menyimpan berbagai easter egg yang bisa kita temukan dikala waktu senggang, kamu bisa menemukan beberapa landmark yang berhubungan dengan para karakter Marvel seperti Avengers TowerSanctum Sanctorum, Kedutaan Besar Wakanda, dan Hell’s Kitchen yang merupakan wilayah lindungan Daredevil. Beberapa easter eggbisa ditemukan dengan mengumpulkan backpack milik Peter yang tertinggal di tempat-tempat tertentu dan tersebar diberbagai wilayah kota New York.

Avengers Tower!
Sanctum Sanctorum milik Dr. Strange!
Wakanda forevaaa!!
Daredevil?
Wew…!!!

Kualitas dunia yang dibangun oleh Insomniac Games dalam Marvel’s Spider-Man ini benar-benar jauh melampaui game adaptasi Spider-Man lainnya.

Menjadi Spider-Man yang Sesungguhnya

Dari mulai melompat, berayun, merayap dan semua yang pernah kamu lihat baik itu dari komik ataupun film-nya telah berhasil terimplemetasikan dengan sempurna kedalam game ini. Saat berayun diantara gedung-gedung pencakar langit akan membuatmu merasakan sensasi menjadi Spider-Man yang sesungguhnya, pasalnya semua animasi gerakan terasa sangat halus.

Dengan hanya menekan tombol R2, dan memadukannya dengan tombol arah dan X kamu bisa melakukan beberapa variasi gerakan saat berayun, menekan tombol segitiga dan lingkaran–disaat bersamaan akan membuat Spidey melakukan semacam gerakan freestyle-nya di udara yang akan memberikan experience point tersendiri.

Moonsault !
Flying Helix !!
Dragon Roll !!!

Saat dihadapkan pada sebuah pertarungan, spidey akan bertarung dengan cepat, lincah dan kuat. Di awal permainan, penulis sendiri cukup kesulitan menguasai combat systemdalam game ini, yang rasanya terasa lebih rumit jika dibandingkan dengan Batman Arkham series.

Kita harus mengetahui waktu yang tepat untuk menyerang, menghindar, melempar barang sekitar, dan menggunakan gawai (gadget) yang dimiliki Spidey. Alasan utamanya karena musuh yang harus kita hadapi biasanya akan tersebar dan memiliki serangan bervariasi. Ada yang menyerang dengan tangan kosong, melindungi dirinya dengan tameng, mengandalkan senjata api, bom, bazooka, dll. Semua harus kita kuasai jika tidak ingin sering mengalami kematian sia-sia.

Musuh menyerang secara menyebar
Tentukan waktu yang tepat untuk membalikan serangan lawan
Gunakan gadget yang tepat

Dalam beberapa kesempatan, akan ada waktunya dimana kita dianjurkan untuk menggunakan gaya permaian stealth. Selain lebih efisien, gaya permainan ini juga biasanya akan lebih menuntut kita untuk memutar otak dan lebih kreatif dalam menentukan cara terbaik mengalahkan gerombolan musuh.

Bermain dengan gaya stealth
Say Cheese everyone…!!!

Bermain seperti Spidey menuntut kita berfikir dengan cara Spidey!

Misi Sampingan Terasa Repetitif Namun Sayang Untuk Dilewatkan

Misi sampingan yang terdapat dalam game ini terkadang bisa melelahkan dan membosankan namun sayang juga untuk dilewatkan. Membuat penulis dilema antara ingin langsung melanjutkan cerita atau menyelesaikan terlebih dahulu semua icon side mission yang ada, meskipun pada akhirnya selalu penulis selesaikan.

Ada misi menyalakan tower untuk membuka peta area disekitarnya, mengumpulkan backpack milik Peter yang tersebar diberbagai daerah, membereskan gerombolan kriminal, memfoto sejumlah landmark populer New York, menghentikan mobil berisi penjahat yang tengah dalam pengejaran polisi, menjinakan bom, menangkap merpati, mengejar dron, dll.

Sistem towerring untuk membuka map daerah sekitar ala Assassin’s creed series
Mengumpulkan backpack yang berisi barang-barang bersejarah milik Spider-Man

Setelah menyelesaikannya kamu akan mendapatkan experience point dan token yang bisa dipakai untuk membuka skill, membuat kostum baru, dan melengkapi gadget milik spidey.

Skill bisa kita buka dengan menggunakan XP yang kita dapatkan dari menyelesaikan berbagai misi sampingan
Kita juga akan mendapatkan Tokkens yang bisa digunakan untuk membuat kostum baru
Begitu pula dengan gadgets

Itulah yang membuatnya sayang untuk dilewatkan, karena ada suatu tuntutan secara tak langsung untuk menyelesaikan semuanya terlebih dahulu jika ingin mempermudah ketika menghadapi berbagai musuh nantinya.

Photo Mode yang Bisa Bikin Kecanduan

Sebuah fitur yang pantas diacungi jempol sebanyak-banyaknya, langkah Insomniac untuk menghadirkan photo mode ini berhasil menambah nilai tersendiri. Mungkin fitur ini sudah sering kita temui diberbagai game yang rilis saat ini, khususnya di game-gameeksklusif PlayStation 4.

Namun jika dibandingkan dengan game lainnya, fitur photo mode dari Marvel’s Spider-Man ini terasa lebih superior dan mampu membuat penulis yang jarang menggunakan fitur ini di game mana pun merasa tertarik bahkan sampai kecanduan.

Kamu tinggal menekan tombol option dan cari menu photo modesimple kan? Uniknya photo mode dalam game ini bisa dilakukan kapan pun, termasuk saat cutscenesekalipun.

Photo Mode bisa dilakukan kapan pun, bahkan saat cutscene sekalipun

Fitur ini menyediakan berbagai macam pilihan untuk mengatur mode kamera, efek filter, frame, dan yang paling unik adalah kesempatan untuk menambahkan stickerberbagai bentuk pada setiap momen yang kita abadikan. Berikut beberapa foto yang penulis abadikan menggunakan fitur yang satu ini.

Hallo Spidey!
Mr. Stark i feel so good..!!
Comic Frame!
Daily Bugle Newspaper Cover’s today!!
Berfoto di udara
Spidey and Electro!
Mari Jan? eh…Mary Jane?
Miles Morales!