Masa kecil ! Hayo…siapa yang ga pernah ngalamin masa-masa paling menyenangkan ini ?  Terutama buat Virtual Vriends yang tumbuh kembang di era 90-an akhir sampai 2000 awal, tentunya masih inget kan dengan hal-hal menyenangkan yang disuguhi di era ini. Lalu apa coba yang ada di benak Virtual Vriends sebagai seorang gamer jika kita berbicara tentang era keemasan ini ? Yap, mungkin ada diantara kalian yang sependapat bahwa era ini merupakan masa kejayaannya Playstation 1 dengan bertebaran nya rental PS dimana-mana.

Tomba! 2 : The Evil Swine Return, Sebuah Memori Yang Tak Terlupakan
Gambar rental PS2 ! yang PS1 mah susah nyarinya 🙂

Muncul sebagai generasi baru pengganti konsol yang pernah ada sebelumnya seperti Nintendo dan Sega genesis di kala itu, ia segera merebut hati gamers diseluruh dunia termasuk Indonesia. Dengan keunggulan nya yaitu sistem yang lebih powerful, menerapkan CD sebagai media game nya yang di kala itu dianggap revolusioner, dan ratusan game yang dirilis eksklusif untuknya.

Dan diantara ratusan jajaran game tersebut, salah satu game yang pernah merebut hati penulis pribadi sebagai seorang gamer dikala itu adalah game Tomba! 2 : The Evil Swine Return. Loh kok bisa? kenapa bukan game-game terkenal seperti Final Fantasy atau pun Crash Bandicoot series misalnya, yang tentu kualitasnya sudah tidak bisa diragukan lagi?.

Ya…di sinilah alasan betapa menariknya di masa-masa keemasan Playstation 1 ini. Ditengah bermunculan nya game-game dengan kualitas keren yang lahir dari tangan dingin developer terkenal yang bahkan sampai saat ini masih tetap bertahan dan terus menelurkan game-game baru seperti Square Enix atau pun Naughty Dog misalnya. Muncullah Whoopee Camp dengan game nya yang bisa di bilang “underrated” banget tapi menyenangkan dan bisa di bilang memorable sampai sekarang, tidak lain dan tidak bukan Tomba! 2 : The Evil Swine Return.

Ceritanya kita akan berperan sebagai seorang tokoh protagonist bernama Tomba yang bisa dibilang gak jelas, seorang manusia yang penampilannya mirip tarzan berambut pink dan juga bisu, ditemani Zippo si makhluk aneh dengan bentuknya menyerupai serangga, berpakaian aneh, bisa terbang, tapi bisa berbicara, jadi perannya tuh jadi juru bicaranya si Tomba gitu lah.

Tomba! 2 : The Evil Swine Return, Sebuah Memori Yang Tak TerlupakanTomba! 2 : The Evil Swine Return, Sebuah Memori Yang Tak Terlupakan

Berdua, mereka mengemban misi suci untuk mencari Tabby seorang wanita kekasih si akang Tomba yang menghilang berdasarkan surat misterius yang dikirim untuk Tomba dan Zippo. Petualangan pun dimulai, dengan berbagai halangan dan rintangan yang harus dilalui oleh Tomba dan Zippo, bisakah mereka menemukan kekasih yang hilang tersebut? Semua bisa terjawab dengan memainkan game Tomba! 2 : The Evil Swine Return ini.

Gameplay yang diusung sama game ini tuh side scrolling platformer 3 dimensi gitu, mirip-mirip game Spyro The Dragon lah kira-kira. Nah, yang menariknya dari game ini, selain kita diharuskan melewati berbagai macam rintangan yang harus dilalui untuk mencapai titik tertentu, kita juga nantinya akan bertemu NPC yang butuh pertolongan sehingga nantinya menjadi teka-teki yang haru dipecahkan gitu.

Tomba! 2 : The Evil Swine Return, Sebuah Memori Yang Tak Terlupakan
Terlihat salah satu rumah warga terbakar ! Tomba siap membantu !

Semakin banyak NPC yang kita temui, semakin banyak pula teka-teki yang harus diselesaikan dengan berbegai cara unik untuk menyelesaikannya. Ribet juga sih ngejelasinnya, buat lebih jelasnya coba aja deh mainin gamenya.

Tomba! 2 : The Evil Swine Return, Sebuah Memori Yang Tak Terlupakan
Tomba dan Zippo sedang mengobrol dengan NPC yang butuh pertolongan !

Musik yang dihadirkan pun memorable banget kalo didengerin, karena memang di game-game jaman dulu musik menjadi bagian penting yang punya peranan dalam menggambarkan suasana game yang kita mainkan. Coba deh dengerin sendiri !!

Begitulah kira-kira apa yang ada di pikiran kalau ngomongin game Tomba! 2 : The Evil Swine Return, sebuah game jadul yang kurang dikenal oleh gamer Indonesia yang di kala itu lebih sering memainkan game Winning Eleven ketimbang memainkan game yang mengandung unsur teka-teki yang dapat melatih otak dan kefasihan dalam berbahasa inggris ini.

Mudah-mudahan bisa mengingatkan kembali memori bahagia saat memainkan game ini, dan sekaligus bisa menjadi referensi buat yang lagi nyari game klasik untuk dimainkan di PC atau pun android menggunakan emulator Playstation 1. Sekian, dan Happy Gaming Guys !!!