Game bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) hingga saat ini sangat laku di pasaran khususnya di Indonesia. Mobile Legends, Dota, League of Legends dan Arena of Valor merupakan game bergenre MOBA yang sangat laku dimainkan oleh para gamers. Game bergenre MOBA sendiri mempunyai keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan RPG dan action. MOBA sendiri mewajibkan para pemainya untuk bekerja sama dengan pemain lainnya untuk menghancurkan core miliki musuh. Ditambah lagi dengan genre MOBA sendiri memiliki sifat kompetitif diantara para playernya untuk membuktikan siapa yang terbaik.

Tentu faktor tersebut harus didukung oleh para playernya dengan cara berkomunikasi chat di dalam ingame agar tidak terjadi misskomunikasi diantara para pemain. Namun, terkadang beberapa player mengunakan ingame chat bukan untuk memberikan komunikasi terhadap tim melainkan toxic. Toxic sendiri adalah perilaku dimana para player berkata kasar dan merendahkan kepada team maupun musuh dikarenakan kekesalan terhadap permainan tersebut. Perilaku tersebut bisa membuat marah para playernya dan terkadang mereka tidak fokus lagi di dalam ingame melainkan membalas chat pemain tersebut.

Toxic sendiri di dalam game MOBA bisa dibilang hal yang sangat biasa bagi para pemain lama. Namun untuk newbie tentu toxic merupakan sebuah pelecehan dikarenakan mereka masih mempelajari game tersebut mulai dari item, hero, maupun makro dan mikro. Terkadang para player terkena kata-kata toxic menjadi malas memainkanya dikarenakan sudah terkena mental dikarenakan perkataan tersebut. Perilaku tersebut juga dapat merusak ekosistem komunitas maupun di dalam in game yang berdampak besar dengan permainan tersebut. Gamers mungkin akan berfikir 2 kali apabila ingin memanikan game tersebut dikarenakan komunitas yang tidak sehat.

Namun untuk para player game ini terkadang mereka memiliki cara khusus untuk meredam toxic player. Mematikan chat ingame, fokus terhadap gameplay maupun cuek dengan kata-kata kasar merupakan sebuah cara ampuh untuk meredam para pemain toxic yang ada. Apakah kalian memiliki cara untuk meredam para toxic player ?? apabila ada, coba tulis di komentar ya.